11 Kaidah Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi merupakan aturan yang dijadikan pedoman bahasa dalam membuat teks tersebut. Kaidah ini berguna untuk memahami ketentuan yang mengatur tata cara berbahasa yang baik untuk menulis teks laporan hasil observasi.
Terdapat beberapa kaidah kebahasaan yang digunakan dalam teks laporan hasil observasi di antaranya yaitu menggunakan kata benda atau peristiwa umum sebagai objek utama pemaparannya, menggunakan kata pengelompokkan, dan lainnya.
Apa Saja Kaidah Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi?
Dikutip dalam buku Teks Laporan Hasil Observasi dan Teks Eksposisi oleh Dinda Husnul Hotimah (2022: 21-24) kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi terdiri atas hal-hal yaitu:
Menggunakan kata benda atau peristiwa umum sebagai objek utama pemaparannya. Contoh: Lumba-lumba hidung botol.
Menggunakan kata pengelompokkan seperti dipilih, dikelompokkan, terbagi, terdiri atas. Contoh: Sampah terbagi menjadi sampah organik dan anorganik.
Menggunakan istilah pada bidang ilmu tertentu. Contoh: tursiops truncates, blowhole blubber.
Menggunakan kalimat deskrispsi. Kalimat yang berisi gambaran sifat-sifat benda yang dideskripsikan. Contoh: sapi adalah herbivora atau pemakan tumbuhan.
Menggunakan verba rasional. Contoh: ialah, merupakan, adalah, yaitu, digolongkan, termasuk, meliputi, terdiri atas, dan lain-lain (digunakan untuk menyatakan definisi pada istilah teknis atau istilah yang digunakan secara khusus pada bidang tertentu).
Menggunakan verba aktif alam untuk menjelaskan perilaku. Contoh: bertelur, membuat, hidup, makan, tidur, dan sebagainya.
Menggunakan paragraf dengan kalimat utama untuk menyusun informasi utama, diikuti rincian aspek yang hendak dilaporkan dalam beberapa paragraf.
Mengandung kalimat definisi. Kalimat definisi adalah suatu kalimat yang meberikan penjelasan umum tentang suatu benda, hal, aktivitas, dan lain-lain. Contoh: Mamalia adalah hewan yang menyusui atu kucing adalah hewan mamalia berkaki empat.
Mengandung kalimat deskripsi. Kalimat deskripsi adalah kalimat yang menggambarkan sifat-sifat atau ciri-ciri khusus dari suatu benda. Contoh: besar kecil, tinggi rendah, merah, kuning, biru, manis, pahit, getir, halus, kasar, dan sebagainya.
Mengandung kata sifat. Kata sifat adalah kata yang mejelaskan, mengubah, atau menambah arti suatu kata benda yang diikutinya hingga menjadi lebih spesifik. Kata sifat bisa menerangkan kuantitas, kecukupan, urutan, maupun penekanan suatu kata.
Menggunakan konjungsi. Konjungsi atau kata hubung adalah kata yang menghubungan dua satuan bahasa yang sederajat: kata dengan kata, frasa dengan frasa, klausa dengan klausa serta kalimat dengan kalimat. Contoh: dan, atau, karena, dan lainnya.
Bagi seseorang yang ingin membuat teks laporan percobaan, mengetahui 11 kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi di atas sangat penting. Agar laporan yang dihasilkan seusai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan, khususnya aturan kebahasaan. (MRZ)
Baca juga: 2 Contoh Teks Laporan Percobaan Tentang Kerajinan Tangan
