Konten dari Pengguna

12 Contoh Interaksi Sosial Budaya di Berbagai Bidang

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh interaksi sosial budaya. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh interaksi sosial budaya. Sumber: www.unsplash.com

Interaksi sosial budaya merupakan satu kesatuan hubungan yang mencakup nilai, norma, dan praktik yang menjadi dasar bagi interaksi sosial. Dalam berbagai bidang kehidupan, ada contoh interaksi sosial budaya yang dapat menjadi landasan utama bagi pembentukan identitas, pemahaman bersama, dan harmoni dalam masyarakat

Menurut buku Lingkungan Sosial Budaya dalam Perkembangan Administrasi Publik di Indonesia, Dr. Muh. Kadarisman, S.H., M.Si. (2022:11), sosial budaya adalah perubahan dalam hubungan sosial atau perubahan terhadap keseimbangan sosial tersebut. Perubahan sosial budaya adalah perubahan yang mencakup unsur-unsur kebudayaan baik material maupun non material.

Contoh Interaksi Sosial Budaya yang Mudah Dikenali

Ilustrasi contoh interaksi sosial budaya. Sumber: www.unsplash.com

Dalam bidang sosial, interaksi umumnya dilatarbelakangi oleh kepentingan sosial. Khususnya seorang individu ingin mendapatkan kedudukan di masyarakat, misalnya kampanye.

Sementara untuk kepentingan interaksi di bidang budaya, ada kaitannya dengan pola-pola perilaku, bahasa, organisasi sosial, agama, hingga seni, misalnya pagelaran seni wayang.

Lantas, seperti apa contoh interaksi sosial budaya yang menggabungkan kedua bidang tersebut? Contohnya dapat ditemui pada 4 jenis kelompok interaksi sosial budaya, yaitu

1. Akulturasi

Akulturasi adalah proses sosial yang timbul ketika suatu kelompok masyarakat dihadapkan dengan unsur dari kebudayaan asing. Contoh:

  1. Rumah-rumah dengan arsitektur Tiongkok Kuno.

  2. Kesenian gambang kromong.

  3. Cerita wayang Mahabarata.

2. Asimilasi

Proses asimilasi menunjukkan pada proses yang ditandai dengan adanya usaha mengurangi perbedaan. Contoh:

  1. Tanjidor yang merupakan asimilasi budaya Portugis dan Betawi.

  2. Musik dangdut yang merupakan asimilasi budaya Melayu dan India.

  3. Sekaten yang merupakan asimilasi budaya Jawa dan Islam.

3. Akomodasi

Akomodasi merupakan suatu proses penyesuaian antara individu dengan individu, individu dengan kelompok. Contoh:

  1. Mediasi dalam penyelesaian masalah hubungan industrial.

  2. Umat beragama di Indonesia saling menghormati saat beribadah.

  3. Pertentangan antara karyawan dan pengusaha diselesaikan serikat buruh.

4. Kontravensi

Kontravensi merupakan bentuk proses sosial yang berada di antara persaingan dan pertentangan atau konflik. Contohnya:

  1. Mahasiswa yang mengadakan demo karena tidak setuju kebijakan.

  2. Tindakan penghasutan dan provokasi yang terjadi di daerah konflik.

  3. Anak yang bertengkar dengan orang tuanya di rumah.

Jika merujuk pada buku Ilmu Sosial Budaya Dasar, Dr. Bety Diana Serly Hetharion., M.Pd · (2023:1), ilmu-ilmu sosial dan budaya dasar adalah ilmu yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pemahaman umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mempelajari masalah-masalah sosial dan budaya manusia.

Baca juga: Sejarah Perkembangan Sosial, Budaya, dan Ekonomi pada Masa Soekarno

Dengan pemahaman yang lebih mendalam dari berbagai bentuk contoh interaksi sosial budaya di berbagai bidang, masyarakat dapat memperkaya hubungan antarindividu, kelompok, dan komunitas. Keberagaman sosial budaya menjadi sumber kekuatan, mendorong pertumbuhan harmonis masyarakat yang inklusif dan saling menghormati. (VAN)