Konten dari Pengguna

12 Contoh Proposisi Kategoris dalam Ilmu Logika

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh proposisi kategoris. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Contoh proposisi kategoris. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels

Proposisi kategoris adalah salah satu jenis proposisi yang ada dalam ilmu logika. Proposisi ini cukup sederhana yang terdiri dari satu term subjek, predikat, satu kopulam dan satu quantifier. Tujuan penggunaannya adalah agar suatu kalimat dapat dipercaya, dipertanyakan, dan dibuktikan benar atau salahnya.

Dikutip dari buku 99,9% LULUS Tes Potensi Akademik Tes Kemampuan & Potensi Akademik TPATKPA & SBMPTN oleh Polmas Sihombing, dkk (Cerdas Interaktif:23), proposisi kategoris adalah proposisi yang mengandung pernyataan tanpa adanya syarat.

Contoh Proposisi Kategoris

Contoh proposisi kategoris. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/Pixabay

Proposisi merupakan istilah untuk sebuah pernyataan yang penuh makna. Pada proposisi kategorik memiliki arti sebagai penyangkalan dan pembenaran yang bersifat mutlak tidak bersyarat. Contoh proposisi kategoris sendiri dapat ditemukan pada percakapan sehari-hari. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut:

  • Memiliki subyek yang diterangkan.

  • Predikat bersifat menerangkan.

  • Memiliki kopula merupakan hal yang mengungkapkan hubungan subyek dengan predikat.

Setelah memahami ciri-cirinya, berikut beberapa contohnya yang dibedakan menjadi beberapa macam.

1. Proposisi Universal Afirmatif

Proposisi universal afirmatif adalah jenis proposisi kategoris yang menerangkan sebuah keadaan yang berlaku pada semua anggota dalam suatu kelompok. Berlakunya pada semua anggota tak terkecuali.

  • Seluruh manusia akan membutuhkan oksigen.

  • Seluruh warga Jakarta adalah manusia.

  • Semua ikan hidup di air.

  • Semua manusia butuh bernafas.

2. Proposisi Universal Negatif

Proposisi universal negatif adalah jenis proposisi dalam ilmu logika yang disebut sebagai tipe E. Proposisi ini merujuk pada keadaan yang pada dasarnya tidak berlaku pada seluruh anggota, tanpa terkecuali. Contohnya adalah sebgai berikut:

  • Semua siswa tidak boleh meninggalkan lingkungan sekolah selama jam pelajaran berlangsung.

  • Semua manusia tidak abadi.

3. Proposisi Partikular Afirmatif

Proposisi partikular afirmatif merupakan jenis proposisi yang menjelaskan sebuah kondisi yang berkaitan dengan sebagian anggota pada suatu kelompok benda. Berikut contohnya:

  • Beberapa orang ada yang yang berkacamata.

  • Sebagian orang sedang makan.

  • Sebagian orang ada yang jahat.

  • Beberapa orang jawa berkulit sawo matang.

4. Proposisi Partikular Negatif

Proposisi ini sering disebut sebagai proposisi tipe O. Hal ini merujuk pada sebuah keadaan yang umumnya tidak berlaku pada sebagian anggota dalam suatu kelompok. Contohnya adalah sebagai berikut:

  • Beberapa orang tidak percaya Tuhan.

  • Sebagian orang muslim ada yang tidak berpedoman Alquran dan hadist.

Baca Juga: 12 Contoh Proposisi Hipotesis beserta Penjelasan Singkatnya

Demikianlah penjelasan beberapa contoh proposisi kategoris yang ada dalam ilmu logika. Semoga bermanfaat! (NUM)