12 Contoh Tenaga Eksogen beserta Dampak yang Ditimbulkannya

Ragam Info
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tenaga eksogen merupakan tenaga yang berasal dari luar bumi. Tenaga ini bersifat merusak dan mengikis kulit bumi, terutama pada baian-bagian yang tinggi. Contoh tenaga eksogen sebagai perwujudannya dapat ditemukan pada proses pelapukan.
Selain kegiatan manusia yang dapat merubah bentuk muka bumi, ternyata tenaga eksogen juga menjadi salah satu penyebabnya. Faktor yang berperan sebagai tenaga eksogen adalah air, angin, organisme, sinar matahari, dan es.
Contoh Tenaga Eksogen
Dalam buku Vulkanologi, Muhammad Isa (2020:23 24), dijelaskan bahwa proses yang terjadi akibat tenaga eksogen adalah pelapukan, erosi, masswasting, dan sedimentasi. Berikut contoh tenaga eksogen.
1. Pelapukan Fisika atau Mekanik
Pelapukan fisika atau mekanik merupakan hancurnya suatu batuan yang disebabkan oleh aktivitas fisika. Terdapat 2 faktor penyebab pelapukan fisika, yaitu perbedaan suhu dan celah batuan.
Contoh dari pelapukan fisika atau mekanik, yaitu hancurnya batuan akibat suhu yang ekstrem, hancurnya batuan akibat adanya celah batuan, dan lainnya.
2. Pelapukan Kimia
Pelapukan kimia merupakan pelapukan yang terjadi karena zat yang memiliki unsur kimia. Pelapukan jenis ini menyebabkan terjadinya perubahan susunan kimia pada batuan beku.
Pelapukan kimia juga terjadi karena reaksi unsur kimia tertentu dengan batuan. Contohnya, yaitu batuan gamping yang melapuk karena terkena air hujan secara terus menerus.
3. Pelapukan Biologis
Pelapukan biologi adalah penghancuran batuan yang disebabkan oleh kegiatan suatu organisme. Dalam pelapukan ini, terjadi proses penghancuran batuan yang disebabkan oleh berkembangnya suatu makhluk hidup pada batuan tersebut.
Contoh pelapukan biologi adalah retaknya bangunan ataupun batuan yang disebabkan oleh akar tanaman dan juga retaknya batuan yang disebabkan oleh lumut yang menempel pada batuan tersebut.
4. Ablasi
Ablasi adalah peristiwa erosi yang disebabkan oleh aliran air yang membuat batuan menjadi terkikis akibat jalur yang dilewatinya.
5. Deflasi
Deflasi merupakan erosi pada bagian permukaan bumi yang sepenuhnya disebabkan oleh angin yang bertiup. Contohnya adalah berhembusnya angin laut ke daratan yang dapat mengikis batuan.
6. Korosi atau Korasi
Korosi atau korasi adalah proses erosi yang disebabkan oleh angin yang bertiup dengan membawa butiran pasir atau memindahkan butiran pasir (badai pasir). Contoh dari korosi atau korasi, yaitu pengikisan yang dialami oleh batu jamur di daerah gurun pasir.
7. Abrasi
Abrasi adalah pengikisan pada bagian tepi pantai yang disebabkan oleh pergerakan gelombang yang berasal dari air laut. Contoh hasil abrasi pantai adalah terbentuknya gua-gua kecil.
8. Eksarasi
Eksarasi adalah peristiwa erosi yang terjadi akibat es yang mengalami pencairan (gletser). Peristiwa ini terjadi karena es atau salju yang mencair dan bergerak vertikal ke bawah melalui lembah pegunungan sehingga lembah yang dilewati tersebut mengalami pengikisan.
9. Masswasting
Masswasting adalah pemindahan massa batuan atau tanah secara besar-besaran ke tempat yang lebih rendah. Proses ini terjadi hampir sama dengan erosi. Bedanya terletak pada proses pemindahan batuan atau tanah yang lepas dari induknya akibat gaya gravitas bumi.
10. Sedimentasi Akuatis
Sedimentasi akuatis merupakan proses sedimentasi suatu material yang terbawa oleh aliran air dari tempat terlalui aliran tersebut. Contohnya, yaitu delta dan bantaran sungai.
11. Sedimentasi Aeolis
Sedimentasi aeolis adalah proses sedimentasi suatu material yang terbawa oleh angin yang berhembus di tempat tertentu yang dilewati oleh hembusan angin tadi. Contohnya, yaitu gumuk pasir di padang pasir.
12. Sedimentasi Marine
Sedimentasi marine adalah proses sedimentasi material padat yang terbawa karena adanya air laut yang menggelombang. Contohnya, yaitu kumpulan karang yang berada di pantai.
Dampak Tenaga Eksogen
Jika dibaca dari ulasan di atas, sekilas tenaga eksogen hanya menghasilkan dampak negatif saja. Ternyata jenis tenaga ini juga memiliki dampak positif, walaupun tenaga eksogen bersifat merusak. Berikut dampak positif dan dampak negatif dari tenaga eksogen.
1. Dampak Positif Tenaga Eksogen
Proses sedimentasi bisa menghasilkan daratan baru yang subur.
Sebagai obyek wisata akibat aktivitas pelapukan yang menghasilkan bentuk permukaan bumi yang unik. Hal ini bisa dijadikan sumber penghasilan oleh masyarakat sekitar.
Memunculkan habitat. Terbentuknya tanah akibat pelapukan batuan memungkinkan tumbuh-tumbuhan hidup di atas tanah tersebut. Kehidupan tersebut telah menyebabkan adanya kehidupan hewan dan manusia.
2. Dampak Negatif Tenaga Eksogen
Luas lahan pantai berkurang akibat erosi pada daerah pantai.
Kesuburan tanah berkurang akibat erosi pada tanah yang mengangkut humus pada lapisan atas tanah.
Pendangkalan di muara sungai akibat erosi yang di endapkan. Akibatnya, sungai mudah mengalami banjir ketika musim hujan.
Baca juga: 12 Contoh Kalimat Present Perfect Continous Tense Beserta Struktur & Terjemahan
Itu tadi contoh tenaga eksogen yang dapat diketahui beserta dampaknya. Walaupun bersifat merusak, tetapi masih ada beberapa manfaat yang dihasilkan dari tenaga eksogen. (MRZ)
