12 Dampak Negatif Bioteknologi Bagi Kehidupan

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada beberapa dampak negatif bioteknologi bagi kehidupan manusia. Adapun bioteknologi sendiri adalah ilmu terapan yang mempelajari prinsip-prinsip ilmiah dengan menggunakan organisme atau bagian organisme.
Dikutip dari buku Bioteknologi, Fredy Z (2020), perkembangan bioteknologi tidak hanya didasarkan atas satu disiplin ilmu. Namun, juga pada ilmu terapan dan murni, seperti biokimia, komputer, biologi molekuler, mikrobiologi, genetika, kimia, matematika, dan teknik.
Dampak Negatif Bioteknologi bagi Kehidupan Manusia
Bioteknologi berfungsi dalam menghasilkan suatu produk yang digunakan untuk kepentingan manusia. Bioteknologi sejak lama telah dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari manusia. Contoh yang paling sederhana adalah pembuatan makanan fermentasi.
Selain memberikan dampak positif, penerapan bioteknologi juga membawa berbagai dampak negatif. Berikut beberapa dampak negatif bioteknologi bagi kehidupan manusia melalui ulasan berikut ini.
Menyebabkan polusi biologi GEO (Genetic Engineering Organisme) dari hasil rekayasa genetika yang terlepas dari laboratorium ke lingkungan bebas.
Mengganggu ekosistem apabila penanaman tanaman transgenik dilakukan secara massal.
Munculnya tumbuhan dan hewan transgenik yang mengandung GMO (Genetically Modified Organism). Berakibat pada punahnya berbagai macam varietas tanaman lokal akibat tersingkir oleh varietas tanaman transgenik.
Berpengaruh terhadap proses seleksi alam, menurunnya keanekaragaman hayati pada berbagai tingkatan dan berkurangnya plasma nutfah
Timbulnya alergi terhadap transgenik yang telah disisipi gen cry dari bakteri Bacillus Thuringiensis. Gen ini dianggap sebagai benda asing yang akan menimbulkan alergi jika masuk ke dalam tubuh.
Banyak individu mutan hasil rekayasa genetika yang menderita kelainan, baik fisik maupun psikis.
Kloning pada manusia masih banyak menuai kontroversi karena individu hasil kloning memiliki usia yang lebih pendek.
Gen-gen hasil dari hasil rekayasa genetik yang akan dimasukkan ke dalam tubuh manusia dikhawatirkan dapat mempengaruhi gen lain. Sehingga dapat menimbulkan alergi, keracunan, atau gangguan lainnya.
Ada kemungkinan penggunaan materi genetik dari virus tertentu dapat menghasilkan virus yang mempunyai sifat lebih membahayakan jika gen virus bergabung dengan gen tanaman pangan.
Munculnya kecemburuan terhadap kelompok penanam modal besar yang memperoleh tanaman transgenik kualitas unggul.
Para petani tradisional makin terpuruk karena tidak bisa mendapatkannya.
Biaya untuk mentransfer gen dari satu spesies ke spesies lain sangatlah mahal.
Baca juga: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia
Itulah beberapa dampak negatif bioteknologi bagi kehidupan manusia melalui ulasan berikut ini. Semoga informasi tersebut menambah wawasan para pembaca tentang bioteknologi. (Msr)
