14 Dampak Positif Bioteknologi bagi Kehidupan Manusia

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bioteknologi merupakan salah satu ilmu yang memiliki dampak besar bagi kehidupan manusia. Oleh karena itu, dampak positf bioteknologi dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari makanan fermentasi, vaksin, dan masih banyak lagi.
Dikutip dari buku Biologi Interaktif Kelas XII IPA oleh Wijaya Jati (2007:138), bioteknologi merupakan ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup yang akan menghasilkan barang dan jasa.
Dampak Positif Bioteknologi
Bioteknologi pada dasarnya mencakup berbagai bidang kehidupan, seperti industri, lingkungan hidup, kesehatan, pertanian, dan peternakan. Sehingga, banyak dampak positif bioteknologi yang dapat membantu aktivitas manusia. Apa saja?
Membantu menjaga pelestarian bahan bakar fosil yang kian hari menipis. Hal ini karena produk-produk bioteknologi akan mengurangi dampak emisi dan dan menjaga alam. Contohnya biodiesel, etanol, dan biogas.
Pengembangan ilmu kesehatan yang semakin maju tiap tahunnya. Sehingga, produk bioteknologi akan memberantas penyakit dengan obat-obatan yang dihasilkan.
Memajukan dunia pertanian dengan berbagai inovasi, seperti hidroponik. Sebab, dengan media hidroponik akan memudahkan petani yang tidak memiliki lahan yang luas.
Menghasilkan tanaman yang mampu mengendalikan serangga perusak tanaman budidaya.
Menghasilkan tanaman dengan kandungan gizi yang lebih beraneka ragama, tinggi, dan kualitas baik.
Meningkatkan mutu tanaman, sehingga menghasilkan buah yang besar, tanpa biji, maupun tahan lama.
Menghasilkan beberapa produk hasil fermentasi yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan. Contohnya tempe, keju, yogurt, bir anggur, dan lainnya.
Menghasilkan beberapa produk seperti antibiotik, vaksin, hormon insulin, dan lain-lain.
Mampu digunakan untuk mendiagnosis dan penyembuhan penyakit.
Mengatasi kesultan memiliki keturunan dengan proses bayi tabung.
Membantu mengolah limbah cair dengan menguraikannya dengan bakteri anaerob. Sehingga, akan menghasilkan bahan bakar alternatif atau disebut juga dengan biogas.
Menghasilkan produk plastik yang mudah terurai melalui bioteknologi.
Menghasilkan hewan transgenik, seperti domba transgenik yang dapat dimanfaatkan susunya oleh penderitan hemophilia. Sebab, susu tersebut mengandung protein pembeku darah.
Pada bidang pangan, mampu menghasilkan serat kain yang lebih kuat dengan teknik DNA rekombinan.
Baca Juga: Sejarah Penemuan dalam Bioteknologi dan Jenisnya
Demikianlah pembahasan mengenai dampak positif bioteknologi bagi kelangsungan hidup manusia. Tak heran jika pemanfaatan bioteknologi dapat menjadi alternatif dalam menjaga sumber daya alam. (NUM)
