15 Contoh Kalimat Tidak Langsung Berdasarkan Ciri dan Strukturnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siswa kelas 10 ditugaskan untuk membuat contoh kalimat tidak langsung sebagai latihan di rumah. Soal ini merupakan bagian dari materi pelajaran Bahasa Indonesia.
Siswa akan belajar mengenai perbedaan kalimat langsung dan tidak langsung. Keduanya sama-sama digunakan dalam lisan maupun tulisan sehari-hari.
15 Contoh Kalimat Tidak Langsung beserta Ciri dan Strukturnya
Berdasarkan buku Top One Ulangan Harian SMA/MA IPA Kelas X yang disusun oleh Tim Super Tentor (2019:62), kalimat tidak langsung adalah hasil kutipan ucapan seseorang yang ditulis ke dalam bentuk kalimat berita. Tugas membuat contoh kalimat tidak langsung diharapkan dapat memudahkan siswa dalam memahami materi.
Ciri-ciri Kalimat Tidak Langsung
Ciri-ciri kalimat tidak langsung adalah sebagai berikut:
Tidak bertanda petik.
Intonasi mendatar dan menurun pada akhir kalimat.
Memiliki kata tugas: bahwa, agar, sebab, untuk, supaya, tentang, dan sebagainya.
Bagian kutipan semuanya berbentuk kalimat berita.
Pelaku yang dinyatakan pada isi kalimat langsung mengalami perubahan, yakni:
Saya -> Dia.
Kamu -> Saya.
Kalian -> Kami.
Kami -> Mereka.
Kita -> Kami.
Struktur Kalimat Tidak Langsung
Kalimat tidak langsung memiliki struktur sebagai berikut:
[subjek] – [predikat] – [kata sambung] – [kata yang diucapkan oleh subjek]
15 Contoh Kalimat Tidak Langsung
Berdasarkan ulasan mengenai ciri-ciri dan strukturnya, berikut ini adalah contoh kalimat tidak langsung:
Dina menyuruhku untuk mengisi soal-soal di dalam TTS.
Dokter memberitahu Ibu bahwa ia terkena penyakit demam.
Adik bertanya kepada ayah kapan liburan ke pantai.
Ayah mengatakan bahwa ia akan pergi ke Solo hari Jumat depan.
Ibu mengatakan pada anaknya, bahwa makan siang sudah siap.
Amanda berkata, bahwa ia akan datang ke pesta ulang tahunku.
Ayah menyuruhku untuk mengantarkan surat ini ke kantor pos.
Bu Guru menyuruh anak-anak untuk berbaris dengan rapi.
Heni mengatakan bahwa kakak dipanggil ibu untuk menyuruhnya membeli makanan.
Arif bertanya kepada ayah tentang pekerjaan rumah.
Bibi berkata bahwa kalian harus rajin belajar.
Ayah meminta tolong kepada Zio untuk membersihkan meja makan.
Bu Guru berkata bahwa sekolah diliburkan esok hari karena banjir.
Pak Dirwan mengatakan bahwa saya harus rajin belajar supaya naik kelas.
Ibu Herlina menasihati kami supaya tidak banyak bermain karena sebentar lagi ujian.
Baca juga: Perbedaan Kutipan Langsung dan Tidak Langsung dalam Bahasa Indonesia.
Demikian 15 contoh kalimat tidak langsung sebagai panduan bagi siswa dalam mengerjakan PR Bahasa Indonesia.(DK)
