15 Contoh Kata Berlambang dalam Puisi yang Mengungkapkan Makna Mendalam

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi merupakan bentuk sastra yang penuh dengan kata kiasan bermakna mendalam. Terdapat beberapa contoh kata berlambang dalam puisi yang digunakan untuk mengekspresikan perasaan penyairnya.
Dikutip dari Buku Mahir Berbahasa Indonesia SMA Kelas X, P Tukan, S.Pd, (2007: 72), puisi adalah karya sastra dengan bahasa yang dipadatkan, dipersingkat, dan diberi rima dengan bunyi yang padu dan pemilihan kata-kata kias (imajinatif).
15 Contoh Kata Berlambang dalam Puisi
Kata berlambang dalam puisi adalah kata yang memiliki makna yang lebih dalam. Kata ini digunakan untuk mengkomunikasi ide dan perasaan yang sulit diungkapkan melalui kata-kata biasa.
Berikut adalah beberapa contoh kata berlambang dalam puisi yang mengadung simbolik dan bersifat harfiah.
Ombak lautan: Ujian
Matahari terbenam: Kedinginan, kesepian, atau kehilangan
Burung hantu: Keheningan, kerumitan, atau misteri
Laut: Kebesaran, keberanian, atau keterikatan
Angkara: Marah
Mendung: Sedih
Kalbu: Ingatan atau perasaan yang mendalam
Mahsyur: Damai atau ketenangan
Dikau: Melambangkan seseorang yang dicintai
Akar: Inti dari suatu masalah atau perasaan
Arif: Cerdik, pandai, atau kebijaksanaan
Pelangi: Harapan dan kecerahan dalam hidup
Jalan: Perubahan, perjalanan, atau kenangan masa lalu
Bintang: Harapan atau keberuntungan
Pohon: Kehidupan, pertumbuhan, atau akar keluarga
Cara Menciptakan Puisi dengan Kata Berlambang
Menciptakan puisi dengan kata berlambang membutuhkan pemahaman mendalam tentang puisi dan penggunaan lambang dalam karya sastra. Ada beberapa cara yang bisa dicoba untuk menciptakan puisi kata berlambang, antara lain berikut ini.
1. Memilih Kata dengan Makna Khusus
Pertama, pilih kata-kata yang khusus dengan makna khusus yang ingin disampaikan. Misalnya, matahari sebagai lambang kecerahan dan bulan sebagai lambang kedamaian.
2. Gunakan Majas Kiasan
Selanjutnya, manfaatkan majas kiasan, seperti simbol atau metafora untuk memperkaya makna. Contohnya, menggambarkan sesuatu dengan kata-kata yang memiliki makna ganda.
3. Merenungkan Perpektif Pembaca
Terkhir, untuk menciptakan puisi dengan kata berlambang dibutuhkan renungan perspektif pembaca bahwa makna kedua kata berlambang hanya dapat dipahami melalui pengalaman dan perspektif dari masing-masing pembaca.
Lima belas contoh kata berlambang dalam puisi di atas dapat digunakan penyair untuk menyampaikan makna lebih dalam dibandingkan dengan kata-kata biasa dalam membuat puisi. (ERI)
Baca juga: 2 Contoh Suasana dalam Puisi dan Penjelasannya
