Konten dari Pengguna

15 Contoh Kata Majemuk dalam Bahasa Indonesia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh kata majemuk. Sumber: Unsplash/Lisda Kania Yuliani
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh kata majemuk. Sumber: Unsplash/Lisda Kania Yuliani

Kata majemuk dalam bahasa Indonesia terbentuk dari penggabungan dua kata atau lebih, sehingga menciptakan makna baru yang unik. Ada beberapa contoh kata majemuk dalam bahasa Indonesia yang mudah dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Dikutip dari Buku Cara Mudah Menghadapi Ujian Akhir Sekolah 2007, Grasindo, (2007: 36), kata majemuk adalah gabungan dua kata yang telah bersenyawa dan telah membentuk pengertian baru. Kata ini harus menerangkan seluruh gabungan yang ada sebagai satu kesatuan bentuk.

15 Contoh Kata Majemuk

Ilustrasi contoh kata majemuk. Sumber: Unsplash/Randy Tarampi

Kata majemuk di dalamnya menghasilkan kata dengan makna baru. Perlu diperhatikan kata majemuk berbeda dengan frasa, jadi harus dipahami penggunaannya.

Adapun contoh kata majemuk dalam bahasa Indonesia di antaranya yaitu:

  1. Rumah sakit: tempat yang menyediakan pelayanan kesehatan

  2. Terima kasih: ungkapan rasa terima kasih.

  3. Orang tua: ayah dan ibu.

  4. Meja makan: meja untuk makan.

  5. Mata uang: alat pembayaran yang sah di suatu negAra

  6. Sawah padi: lahan pertanian yang digunakan untuk menanam padi.

  7. Susu kedelai: minuman yang dibuat dari kedelai.

  8. Buku tulis: buku yang digunakan untuk menulis.

  9. Mata pelajaran: bidang studi yang diajarkan di sekolah.

  10. Kereta api: kendaraan yang berjalan di atas rel.

  11. Mata sapi: bagian daging sapi yang berada di sekitar mata.

  12. Sapu tangan: kain yang digunakan untuk membersihkan tangan.

  13. Hujan deras: menggambarkan hujan yang turun dengan intensitas tinggi.

  14. Tawa canda: mencirikan tawa yang penuh dengan keceriaan.

  15. Matahari terbenam: kejadian di mana matahari mulai tenggelam di ufuk barat.

Ciri-ciri Kata Majemuk

Ilustrasi contoh kata majemuk. Sumber: Unsplash/Yosi Prihantoro

Kata majemuk menghasilkan makna yang baru dari gabungan dua kata. Salah satu ciri paling mudah ditemui adalah setiap kata dasar yang membentuknya memiliki kedudukan yang sama.

Selain itu beberapa ciri kata majemuk lainnya antara lain:

1. Tidak Dapat Disisipi

Hasil kata dari kata majemuk tidak dapat disisipi. Jadi, untuk membedakan dengan frasa, cobalah membuat sisipan di antaranya dua kata dasar pembentuknya dan lihat maknanya seperti apa.

Apabila ketika digabungkan kata tadi dapat disisipi tanpa mengubah makna, itu berarti gabungan kata tersebut adalah frasa. Namun, jika gabungan kata tersebut berubah maknanya berarti kata tersebut adalah kata majemuk.

2. Tidak Dapat Diperluas

Ciri selanjutnya, kata majemuk juga tidak dapat diperluas dengan imbuhan berupa awalan atau afiks dan akhiran pada masing-masing katanya. Apabila akan memberikan imbuhan, maka harus disertakan di gabungan kata tersebut, sehingga mempunyai makna.

3. Posisi Tidak Dapat Ditukar

Ciri ketiga, kata majemuk bersifat tetap. Itu artinya, posisi kata tersebut tidak dapat ditukar satu sama lain. Apabila ditukar, maknanya akan menjadi hilang atau berubah.

Baca juga: 3 Contoh Generalisasi dalam Paragraf Bahasa Indonesia

Itulah contoh kata majemuk dan ciri-cirinya yang khas dalam bahasa Indonesia. Semoga informasinya membantu. (ERI)