Konten dari Pengguna

15 Contoh Majas Tautologi dalam Bahasa Indonesia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh majas tautologi. Sumber foto: Pixabay/ cpastrick
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh majas tautologi. Sumber foto: Pixabay/ cpastrick

Contoh majas tautologi merupakan bentuk pernyataan yang dapat memperjelas arti. Jenis majas tersebut dapat dijumpai dalam berbagai teks Bahasa Indonesia, seperti puisi, pidato, maupun cerpen.

Majas tautologi dapat disebut juga sebagai majas penegas. Pada karya sastra, penggunaan majas ini dapat memperkaya gaya bahasa agar menghadirkan kesan menarik dan indah.

Contoh Majas Tautologi dalam Bahasa Indonesia

Ilustrasi contoh majas tautologi. Sumber foto: Pixabay/ Abhi_kharat2112

Berdasarkan buku Analisis Bentuk, Fungsi, dan Makna Majas dalam Bahasa Tetun, Rofnus Taek, S. Pd.,M. Hum, (2023: 60), majas tautologi adalah gaya bahasa yang menggunakan kata atau frase searti dengan kata yang telah disebutkan terdahulu.

Majas tautologi bisa digunakan sebagai sarana retorika yang menyatakan sesuatu secara berulang dengan kata- kata yang maknanya sama. Hal ini bertujuan untuk memperoleh pengertian yang lebih mendalam.

Agar pembaca dapat lebih mengenali bentuk majas tersebut, di bawah ini merupakan contoh majas tautologi dalam Bahasa Indonesia yang dapat diketahui.

  1. Dia pernah berkata akan selalu ada di sisiku dalam suka dan duka, dalam tawa dan tangis, serta dalam bahagia dan nestapa.

  2. Selama ini Rangga menunggu. Selama ini Rangga menanti. Selama ini Rangga mengerti. Kalau kekasihnya pasti akan kembali.

  3. Mengapa kau tampak cemas dan gelisah?

  4. Perasaanku hancur lebur seketika setelah mengetahui kebenarannya.

  5. Kau tampan dan rupawan, apa yang kau khawatirkan?

  6. Aku percaya kamu bisa kuat dan tegar menghadapi setiap permasalahan hidup ini.

  7. Kasih sayangnya memang sudah berurat dan berakar.

  8. Seluruh peserta seleksi girang dan gembira karena lolos ujian.

  9. Kerbau memagut dan mendesak ingin keluar kandang.

  10. Bertengkar itu tidak baik. Sudah sepatutnya kita sebagai kakak beradik saling rukun dan akur.

  11. Aku sangat yakin dan percaya bahwa kita akan berhasil menjadi juara di olimpiade matematika nasional.

  12. Ibu pergi ke pasar tepat pukul 07.00 pagi. (Pukul 07.00 sudah menunjukkan pagi hari)

  13. Saya khawatir dan was was dengan kondisi Dinda yang masih kritis.

  14. Saya menyaksikan dan melihat dengan mata kepala saya sendiri ada penampakan di ruangan ini.

  15. Ayah bekerja tanpa kenal kata letih dan lelah.

Itu tadi kumpulan contoh majas tautologi yang perlu dipahami. Semoga informasi ini dapat memperluas wawasan pembaca tentang ragam jenis majas dalam Bahasa Indonesia. (Riyana)

Baca Juga: 20 Contoh Majas Paradoks dalam Kalimat