Konten dari Pengguna

15 Contoh Pelestarian Secara Ex Situ pada Hewan Langka di Indonesia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh pelestarian secara ex situ pada hewan langka. Sumber: pexels.com/NitinDhumal.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh pelestarian secara ex situ pada hewan langka. Sumber: pexels.com/NitinDhumal.

Contoh pelestarian secara ex situ pada hewan langka merupakan upaya untuk menjaga kelestariannya. Beberapa hewan sudah telanjur punah, antara lain harimau jawa, harimau bali, ikan pari jawa dan ikan belida.

Pelestarian ex situ membutuhkan sumber daya yang besar, namun hasilnya efektif. Oleh karenanya, cara ini membutuhkan dukungan yang besar pula dari pemerintah, swasta maupun masyarakat.

Contoh Pelestarian Secara Ex Situ pada Hewan Langka

Ilustrasi contoh pelestarian secara ex situ pada hewan langka. Sumber: pexels.com/Zoosnow.

Dikutip dari Gasing Science 6A, Yohannes Surya (2013:134), pelestarian ex situ adalah pelestarian di luar habitat aslinya. Alasannya karena habitat asli hewan tersebut telah rusak sehingga kesulitan untuk hidup dan berkembang biak.

Di tempat baru, hewan tersebut akan mendapat perhatian dan sarana yang lebih baik. Tapi membangun sarana baru itu butuh biaya yang tidak sedikit. Karena itu, sebagian tempat konservasi mencari pemasukan dari wisatawan sekaligus untuk memberikan edukasi.

Berikut adalah contoh pelestarian secara ex situ pada hewan langka yang ada di Indonesia.

  1. Kebun Binatang

    Kebun binatang adalah tempat hewan dikumpulkan dalam area buatan. Umumnya kebun binatang ada di dalam kota.

    Contoh:

    1. Taman Margasatwa Ragunan atau yang lebih dikenal dengan Kebun Binatang Ragunan di Jakarta.

    2. Gembiraloka Zoo di Yogyakarta.

    3. Batu Secret Zoo di Malang.

    4. Bali Zoo di Gianyar.

    5. Kebun Binatang Pematang Siantar.

  2. Taman Safari

    Taman safari juga mengumpulkan hewan dalam area buatan. Namun area ini lebih luas dibandingkan kebun binatang karena dibuat menyerupai habitat aslinya. Umumnya taman safari jauh dari kota.

    Contoh:

    1. Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua di Bogor.

    2. Taman Safari Prigen di Pasuruan.

    3. Bali Safari Marine Park di Gianyar.

  3. Pusat Penyelamatan Binatang (PPS)

    Umumnya PPS menampung hewan hasil sitaan, temuan atau yang diserahkan warga.

    Contoh:

    1. Pusat Rehabilitasi Orangutan Mbatubelin.

    2. Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatra Barumun.

    3. Pusat Penyelamatan Satwa Sibolangit.

    4. Sumatran Rescue Alliance (SRA) di Langkat.

    5. Pusat Penyelamatan Satwa Tegal Alur di Jakarta.

    6. Cikananga Wildlife Center di Sukabumi.

    7. Bali Wildlife Rescue Center di Tabanan.

Baca juga: 4 Jenis Hewan Langka yang Ada di Dunia dan Terancam Punah

Itulah contoh pelestarian secara ex situ pada hewan langka. Kunjungan wisatawan dapat membantu konservasi tersebut terus beroperasi dengan baik. Namun wisatawan harus menjaga kebersihan dan menaati peraturan serta larangan petugas. (lus)