15 Contoh Pengolahan Sampah Anorganik

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh pengolahan sampah anorganik dapat menjadi referensi bahwa banyak hal yang bisa dilakukan untuk menangani sampah. Masyarakat dan pemerintah dapat bersama-sama mengatasi masalah sampah sesuai kapasitas masing-masing.
Masyarakat harus punya kesadaran untuk mengelola sampah di rumah, kemudian pemerintah mencari solusi untuk sisa sampah yang tidak bisa ditangani masyarakat. Ada banyak contoh pengolahan sampah dari secara individu hingga masif.
Contoh Pengolahan Sampah Anorganik
Dikutip dari Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik, Andi Ibrahim Yunus (2022:5), sampah anorganik adalah sampah yang berasal dari bahan-bahan nonhayati, sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, produk sintetik, hasil tambang dan hasil industri.
Sebagian sampah anorganik tidak bisa terurai, sebagian lagi butuh waktu yang sangat lama untuk terurai. Contohnya logam, plastik, kertas, kaca, keramik, ban, botol, dan sebagainya.
Berikut adalah contoh pengolahan sampah anorganik, baik yang bisa dilakukan sendiri maupun yang menggunakan prasarana umum.
Memanfaatkan kaleng bekas untuk tempat pensil, tempat sisir, tempat peralatan dapur, celengan atau tabungan, dan sebagainya.
Memanfaatkan ember bekas untuk pot tanaman.
Memanfaatkan baju bekas untuk lap.
Mendaur ulang pecahan kaca dan keramik untuk kerajinan mozaik.
Mendaur ulang plastik kemasan untuk kerajinan tas, dompet, aksesoris dan sebagainya.
Mencuci dan menyimpan botol atau cup reusable dari kafe untuk dipakai lagi jika datang ke kafe yang sama.
Mendaur ulang majalah dan koran bekas untuk kerajiban keranjang, tempat tisu, vas bunga dan sebagainya.
Menggunting dan merapikan sisa-sisa kertas yang masih kosong untuk dijadikan buku catatan kecil.
Mengolah kertas bekas menjadi bubur kertas untuk dijadikan kertas baru dengan kesan natural dan artistik.
Membuat ecobrick, yaitu pengganti batu bata yang terbuat dari botol bekas yang diisi sampah plastik.
Melakukan pengepresan terhadap kaleng-kaleng bekas dengan mesin pres agar memudahkan penyimpanan atau pemanfaatannya.
Mengirimkan barang-barang elektronika ke pusat-pusat pelatihan atau sekolah vokasi yang membutuhkan bahan untuk dibongkar pasang, dimanfaatkan komponennya, dan dipelajari rangkaiannya.
Meleburkan limbah plastik untuk diolah menjadi produk lain, seperti ember dan pipa.
Sanitary landfill, yaitu dengan cara menimbun di dalam lubang bekas tambang atau di lahan tidak produktif, yang dilakukan berlapis-lapis agar sampah tidak berada di ruang terbuka dan menyebar kemana-mana.
Insinerasi, yaitu dengan cara pembakaran menggunakan mesin pembakaran besar di bank sampah.
Baca juga: 2 Contoh Limbah Lunak Anorganik dari Daerah Pesisir
Itulah contoh pengolahan sampah anorganik, dari yang bisa dilakukan di rumah hingga yang membutuhkan prasarana umum. Masih banyak cara lain yang bisa dilakukan, namun yang terbaik adalah mengurangi jumlah sampah tersebut. (lus)
