15 Contoh Peristiwa Biasa yang Tidak Memiliki Konsekuensi Hukum

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam hukum dikenal beragam peristiwa yang memiliki konsekuensi hukum maupun yang tidak. Peristiwa tanpa konsekuensi hukum disebut dengan peristiwa biasa. Adapun contoh peristiwa biasa misalnya makan makanan dari hasil belanja di pasar.
Apabila makan sesuatu yang bukan miliknya, maka hal tersebut juga bisa menjadi peristiwa yang punya konsekuensi hukum. Sehingga peristiwa biasa sangat tergantung dari cara melakukannya apakah melanggar hukum atau tidak.
Contoh Peristiwa Biasa dalam Kehidupan Sehari-hari yang Tidak Punya Konsekuensi Hukum
Menurut buku Pengantar Hukum Indonesia, Drs.H.Hanafi Arief,S.H, M.H,Ph.D (hal. 56), hukum yang berlaku di Indonesia ialah hukum yang terdiri dari dan diwujudkan oleh aturan-aturan hukum yang saling berhubungan, dan oleh karena itu merupakan suatu susunan atau tatanan sehingga disebut tata hukum.
Seseorang yang melakukan tindakan melanggar hukum bisa diancam hukuman. Sebaliknya, jika tindakan yang dilakukan adalah peristiwa biasa.
Di bawah ini contoh peristiwa biasa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari tanpa adanya konsekuensi hukum yang mengikutinya.
Makan bekal makanan dari rumah yang bahan makanannya dibeli dari pasar.
Mandi di pemandian dengan membayar harga tiket masuk tempat wisata.
Naik motor dengan memakai helm dan kondisi motor standar tanpa diubah bentuknya.
Mencuci pakaian di laundry dan membayarnya dengan uang sesuai nominal tagihan.
Membeli rumah di lahan yang tidak bermasalah secara hukum.
Bekerja dengan jujur sesuai aturan perusahaan dan pemerintah.
Mengunjungi tempat wisata untuk menghibur diri.
Menjemur pakaian di area jemuran yang disediakan di rumah masing-masing.
Melangsungkan acara pengajian di rumah.
Menggelar resepsi pernikahan di gedung yang legal.
Menginap di penginapan bersama pasangan sah yang berstatus suami istri.
Menjual minuman yang sudah terdaftar di BPOM dan tidak mengandung alkohol.
Berdagang produk lokal dan taat pajak penghasilan.
Pulang ke rumah orang tua naik kereta api yang tiketnya telah dibeli secara online.
Membelikan barang titipan teman saat belanja ke luar negeri dengan jumlah yang wajar.
Baca juga: Keadilan Korektif: Pengertian dan Fokusnya Menurut Ilmu Hukum
Contoh peristiwa biasa yang telah dicantumkan di atas merupakan peristiwa yang tidak memiliki konsekuensi hukum. (IMA)
