15 Contoh Powerpoint Presentasi yang Tidak Membosankan

Ragam Info
Akun yang membahas berbagai informasi bermanfaat untuk pembaca.
Konten dari Pengguna
5 Juli 2023 17:41 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi contoh powerpoint presentasi. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh powerpoint presentasi. Sumber: www.unsplash.com
ADVERTISEMENT
Mempersiapkan materi presentasi seringkali masih membingungkan, baik untuk keperluaan belajar atau kerja. Agar presentasi menarik dan tidak membosankan, ada beberapa contoh powerpoint presentasi yang bisa dilakukan dan cukup mudah diaplikasikan.
ADVERTISEMENT
Menurut buku Presentasi Sukses Dengan Powerpoint, karya Adi Kusrianto (2007:32), sebuah slide terlalu banyak uraian yang harus disampaikan membuat presentasi jadi membosankan, terlebih jika power yang dimiliki presenter kurang kuat.

Contoh Powerpoint Presentasi yang Mudah Diaplikasikan

Ilustrasi contoh powerpoint presentasi. Sumber: www.unsplash.com
Powerpoint merupakan salah satu alat presentasi yang paling populer digunakan di dunia bisnis, pendidikan, dan berbagai bidang lainnya.
Namun, seringkali presentasi menggunakan powerpoint dianggap membosankan karena penggunaannya yang monoton dan kurang menarik.
Ada 15 contoh powerpoint presentasi yang menarik dan mudah diaplikasikan, agar presentasi lebih efektif. Apa saja?

1. Gunakan Template Modern dan Minimalis

Pilih template dengan desain modern dan minimalis untuk memberikan kesan yang segar dan profesional. Hindari penggunaan template yang terlalu ramai atau berlebihan.

2. Animasi yang Tepat

Gunakan animasi dengan bijak untuk meningkatkan interaksi dengan audiens. Pilih animasi yang sesuai dengan konten yang disampaikan dan hindari penggunaan animasi yang berlebihan atau mengganggu perhatian.
ADVERTISEMENT

3. Penggunaan Gambar dan Infografis

Gunakan gambar dan infografis untuk memperjelas dan memvisualisasikan informasi yang disampaikan. Gunakan gambar yang berkualitas dan relevan dengan konten.

4. Diagram dan Grafik yang Menarik

Gunakan diagram dan grafik yang menarik untuk menyajikan data dan statistik. Pilih jenis diagram dan grafik yang sesuai dengan informasi yang ingin disampaikan.

5. Video Pendek

Sisipkan video pendek yang relevan dengan topik presentasi. Video dapat memberikan variasi dan membuat presentasi lebih menarik.

6. Penggunaan Warna yang Menarik

Pilih skema warna yang menarik dan sesuai dengan tema presentasi. Hindari penggunaan warna yang terlalu mencolok atau kontras yang membuat mata lelah.

7. Tipografi yang Jelas

Gunakan tipografi yang jelas dan mudah dibaca. Hindari penggunaan font yang terlalu kecil atau rumit.

8. Transisi yang Halus

Gunakan transisi antar slide yang halus dan tidak mengganggu fokus audiens. Hindari penggunaan transisi yang terlalu cepat atau berlebihan.
ADVERTISEMENT

9. Membuat Ilustrasi Khusus

Buat ilustrasi khusus yang unik dan sesuai dengan tema presentasi. Ilustrasi dapat memberikan sentuhan personal pada sebuah presentasi.

10. Konten yang Relevan

Pastikan konten presentasi relevan dan berguna bagi audiens. Jangan terlalu membanjiri presentasi dengan informasi yang tidak perlu.

11. Storytelling

Gunakan teknik storytelling untuk menyampaikan pesan dan menjaga perhatian audiens. Cerita yang menarik akan membuat presentasi lebih menarik dan mudah diingat.

12. Live Demo atau Interaksi

Jika memungkinkan, tambahkan live demo atau interaksi langsung dengan audiens. Hal ini dapat menciptakan pengalaman yang lebih menarik dan interaktif.

13. Menggunakan Kutipan yang Inspiratif

Sisipkan kutipan inspiratif yang relevan dengan topik presentasi. Kutipan dapat memberikan dorongan motivasi dan memancing minat audiens.

14. Menggunakan Humor dengan Bijak

Sisipkan humor dengan bijak untuk menghibur dan membuat presentasi lebih menyenangkan. Hindari humor yang mengandung unsur yang ofensif atau tidak pantas.
ADVERTISEMENT

15. Praktikkan Revisi dan Perbaikan

Terakhir, penting untuk selalu melakukan revisi dan perbaikan pada presentasi. Perhatikan umpan balik dari audiens atau rekan kerja dan gunakan kesempatan ini untuk memperbaiki dan meningkatkan presentasi agar lebih menarik di masa depan.
Dengan menerapkan contoh-contoh di atas, dapat tercipta presentasi powerpoint yang tidak membosankan dan efektif serta memberikan pengalaman yang berkesan bagi para audiens.
Contoh powerpoint presentasi ini sangat mudah diterapkan, silakan dicoba dan selamat menarik hati audiens!(VAN)