15 Tugas Bidan Mahir beserta Pengertiannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bidan mahir merupakan bidan yang lulus dari jenjang D-4 Kebidanan atau S-1 Kebidanan. Profesi bidan ini memiliki berbagai tugas tertentu. Secara umum tugas bidan mahir yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama bagi ibu hamil dan anaknya.
Sebagai seorang bidan dapat bekerja menjadi PNS bidan ataupun Non-PNS bidan. Perbedaa kedua jenis ini terdapat pada tempat kerjanya. Bidan PNS bekerja di instansi pemerintah, sedangkan bidan non-PNS dapat bekerja di instansi swasta.
Pengertian Bidan Mahir
Dikutip dari buku Konsep Kebidanan, Eka Srofah, dkk (2023:140), bidan sebagai tenaga kesehatan dapat melakukan pengembangan karir melalui karir fungsional dan struktural. Jabatan fungsional bidan adalah jabatan yang memiliki ruang lingkup tugas, tanggung jawab, dan wewenang untuk melakukan kegiatan pelayanan asuhan.
Bidan terdapat jenjang kategori keterampilan, salah satunya yaitu bidan Mahir. Bidan mahir merupakan bidan yang lulus dari jenjang D-4 Kebidanan atau S-1 Kebidanan dengan golongan ruang minimal III/a sampai IV/c.
Penjelasan Tugas Bidan Mahir
Bidan mahir memiliki berbagai tugas tertentu dalam bidang kesehatan terutama ibu dan anak. Untuk lebih memhami terkait tugas tersebut, berikut beberapa tugas bidan mahir.
Melakukan pengkajian pada ibu hamil fisiologis.
Melakukan pemeriksaaan laboratorium pada ibu sebelum hamil, ibu hamil, ibu bersalin dan ibu nifas.
Merencanakan asuhan kebidanan kasus fisiologis sesuai dengan kesimpulan.
Melakukan Pencegahan Penularan Penyakit dari Ibu ke Anak (PPIA).
Melakukan imunisasi Tetanus Toxoid (TT/DT).
Melaksanakan kegiatan asuhan pada kelas ibu hamil.
Melakukan penanganan kasus kegawatdaruratan maternal dengan kolaborasi.
Memberikan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) mengenai kesehatan ibu pada individu atau keluarga sesuai dengan kebutuhan.
Melakukan pengkajian pada ibu bersalin fisioligis.
Melakukan pelayanan Keluarga Berancana (KB) suntik.
Melakukan asuhan Kala I, Kala II, Kala III, Kala IV persalinan fisiologis.
Melakukan pengkajian pada ibu nifas.
Melakukan asuhan kebidanan masa nifas hari ke 4-28 pasca persalinan (KF 2).
Melakuan asuhan kebidanan masa nifas hari ke 29-42 pasca persalinan (KF 3).
Memberikan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) tentang kesehatan anak pada individu atau keluarga sesuai dengan kebutuhan.
Demikian penjelasan beberapa tugas bidan mahir yang penting untuk diketahui. Semoga informasi tersebut dapat menambah wawasan bagi pembaca dan dapat menjadi gambaran seseorang yang ingin berkuliah dengan jurusan kebidanan. (PAM)
Baca Juga: 5 Manfaat Daun Babadotan untuk Kesehatan
