Konten dari Pengguna

16 Contoh Majas Sinestesia dan Pengertiannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh majas sinestesia. Sumber foto: Pixabay/congerdesign
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh majas sinestesia. Sumber foto: Pixabay/congerdesign

Majas sinestesia termasuk salah satu kategori majas yang menyatakan suatu perbandingan. Majas ini dapat ditemukan di berbagai bentuk teks bacaan, seperti halnya novel maupun puisi. Oleh sebab itu, contoh majas sinestesia penting diketahui agar pembaca lebih mudah mengenali karakteristiknya.

Tidak jauh berbeda dengan majas lainnya, majas sinestesia merupakan gaya bahasa yang berupa perumpamaan ataupun kiasan. Tujuan penggunaannya yaitu untuk memperdalam makna dan pesan pada sebuah kalimat.

Contoh Majas Sinestesia beserta Pengertiannya

Ilustrasi contoh majas sinestesia. Sumber foto: Pixabay/DariuszSankowski

Menurut buku Panduan Terlengkap PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia), Munnal Hani’ah, (2018: 176), pengertian majas sinestesia adalah majas yang berupa ungkapan dan berkaitan dengan suatu indra untuk dikenakan pada indra lainnya.

Jenis majas tersebut dapat disampaikan melalui lisan dan tulisan. Kalimat majas lisan berupa ujaran-ujaran lisan. Sedangkan, majas tulisan berbentuk tertulis yang umumnya terdapat dalam karya fiksi.

Untuk lebih memahaminya, di bawah ini merupakan kumpulan contoh majas sinestesia yang dapat dipelajari untuk memperluas wawasan pembaca.

  1. Betapa sedap memandang perempuan anggun yang telah bersolek.

  2. Suara David sangat renyah, yang menjadikanmu juara kontes menyanyi nasional.

  3. Bu Siti tidak dapat menahan amarahnya, sehingga mengeluarkan kata-kata yang pedas.

  4. Sikap Gilang yang baik mampu meluluhkan hati ibunya.

  5. Jihan semakin bijaksana setelah menelan banyak asam garam kehidupan.

  6. Anggi tampak manis ketika mengenakan gaun berwarna merah muda.

  7. Nada berbicara Galuh sangat kasar.

  8. Wajah Dea dingin setelah mendengar kabar kematian suaminya.

  9. Fahri tersenyum masam ketika mendengar dirinya tidak lolos audisi cerdas cermat.

  10. Perbincangan dosen pembimbingku tidak terlalu pedas di telingaku.

  11. Ibu mencium aroma setiap mangga dalam wadah dan memilih yang rasanya manis.

  12. Rasanya pahit sekali melihat wajah penghianat itu.

  13. Suasana pertemuan reuni SMA Nusa Bangsa ke-71 semakin hangat saat seorang tamu menyumbangkan lagu “ Kisah Kasih di Sekolah”.

  14. Mayang sangat manis saat mengenakan baju adat Suku Dayak.

  15. Sumpah serapahnya sangat pedas dan menyakitkan hati.

  16. Cara berbicara wanita paruh baya itu kasar dan tidak sopan.

Itu tadi kumpulan contoh majas sinestesia yang menarik diketahui. Memahami hal ini dapat meningkatkan pengetahuan pembaca mengenai ragam jenis majas dalam Bahasa Indonesia. (Riyana)

Baca Juga: 20 Contoh Majas Paradoks dalam Kalimat