17 Ciri-Ciri Wanita Hormon Tinggi Estrogen dan Testosteron

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hormon memainkan peran penting dalam mengatur berbagai fungsi tubuh. Hormon estrogen dan testosteron adalah dua hormon terpenting pada wanita. Namun demikian, ciri-ciri wanita hormon tinggi pada estrogen dan testosteron sangat berbeda.
Hormon estrogen pada wanita memiliki peran penting dalam segala tahap kehidupan wanita. Hormon ini diproduksi secara alami di ovarium. Peran hormon ini mencakup pada masa pubertas, masa menstruasi, masa kehamilan, hingga masa menopause.
Berbeda dengan hormon estrogen, hormon testosteron pada wanita diproduksi sedikit. Hormon ini diproduksi oleh ovarium dan juga kelenjar adrenal. Hormon testosteron berperan untuk pertumbuhan tulang dan jaringan otot serta meningkatkan neurotransmitter.
Ciri-ciri Wanita Hormon Tinggi Estrogen dan Testosteron
Berdasarkan jurnal Estradiol and testosterone in specific regions of the human female brain in different endocrine states, Mario Bixo et al., (1995: 297), hormon estrogen pada tubuh wanita akan meningkat pada masa pubertas, ovulasi, dan kehamilan.
Namun, kadarnya akan kembali normal. Berikut adalah ciri-ciri wanita dengan kadar hormon estrogen yang tinggi.
Mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur.
Memiliki risiko terkena kanker payudana, kanker ovarium, dan endometeritis secara lebih tinggi.
Mengalami nyeri payudara.
Payudara terasa lebih padat.
Mengalami penururnan gairah seks.
Mengalami kerontokan rambut.
Mengalami perut kembung.
Mengalami perubahan suasana hati yang tidak menentu.
Mengalami sakit kepala.
Badan terasa lemas.
Tangan dan kaki terasa dingin.
Sulit untuk tidur nyenyak.
Sedangkan hormon testosteron yang tinggi pada wanita juga dapat terjadi. Hal ini mungkin disebabkan karena adanya faktor genetik, efek samping obat tertentu, obesitas, dan beberapa kondisi medis.
Berikut ini merupakan ciri-ciri wanita dengan hormon testosteron yang tinggi.
Memiliki kekuatan otot yang meningkat.
Siklus menstruasi yang tidak teratur.
Memiliki rambut yang lebih tebal pada area tubuh sekitar wajah, lengan, dan kaki.
Mengalami peningkatan gairah seks.
Produksi ovum dalam ovarium yang terhambat.
Memiliki risiko terkena cancer ovarium yang lebih tinggi.
Baca juga: Fungsi Hormon Androgen pada Pria dan Wanita
Itulah ciri-ciri wanita hormon tinggi estrogen maupun testosteron. Pada beberapa kondisi, perlu dilakukan pemeriksaan hormon untuk memantau kesehatan seseorang. (REY)
