19 Contoh Rantai Makanan Ekosistem Darat dan Air yang Perlu Diketahui

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu contoh rantai makanan ekosistem darat adalah tikus yang memakan padi untuk bertahan hidup. Rantai makanan adalah representasi dari bagaimana energi dan nutrisi bergerak melalui ekosistem.
Rangkaiannya dimulai dari produsen (tumbuhan hijau) dan berlanjut melalui berbagai tingkatan konsumen seperti herbivora, karnivora, dan pemangsa puncak.
Contoh Rantai Makanan Ekosistem Darat dan Air
Dikutip dari buku IPA SD, Redaksi Kawan (2004: 24), rantai makanan adalah rangkaian peristiwa makan dan dimakan dengan urutan tertentu. Rantai makanan akan membutuhkan jaring-jaring makanan.
Jaring-jaring makanan adalah kumpulan rantai makanan yang saling berhubungan satu sama lain. Berikut adalah contoh rantai makanan ekosistem darat dan air.
1. Rantai Makanan Ekosistem Darat
Produsen (Tumbuhan Hijau): Rumput, pohon, semak, dan tumbuhan lainnya.
Herbivora (Pemakan Tumbuhan): Kuda, rusa, sapi, kelinci, dan hewan-hewan lain yang memakan tumbuhan.
Karnivora Tingkat Rendah (Pemakan Herbivora): Rubah, serigala, dan serangga pemakan daging seperti laba-laba dan kumbang.
Karnivora Tingkat Menengah (Pemakan Karnivora Tingkat Rendah): Singa, harimau, dan serigala besar lainnya.
Pemangsa Puncak (Pemakan Karnivora Tingkat Menengah): Singa, harimau, atau serigala yang mendominasi rantai makanan dan tidak memiliki pemangsa alami.
2. Contoh Rantai Makanan untuk Ekosistem Darat
Pohon > Burung Gereja > Burung Elang Pohon > Jangkrik > Burung Pipit >Burung Elang
Rumput > Jangkrik> Tikus > Burung Elang
Rumput > Jangkrik > Tikus > Ular > Burung Elang
Padi – Tikus – Ular – Elang – Pengurai
Rumput > Tikus > Burung Elang
Pohon > Jangkrik > Tikus > Burung Elang
Pohon > Jangkrik > Tikus >Ular > Burung Elang
Rumput > Jangkrik > Burung Pipit > Burung Elang
Rumput > Tikus > Ular > Burung Elang
3. Rantai Makanan Ekosistem Air
Produsen (Fitoplankton): Alga mikroskopis, ganggang, dan tumbuhan air lainnya yang melakukan fotosintesis.
Konsumen Primer (Zooplankton dan Hewan Air Kecil): Krustasea mikroskopis, larva serangga air, dan hewan air kecil lainnya yang memakan fitoplankton.
Konsumen Sekunder (Ikan Kecil dan Udang): Ikan kecil, udang, dan hewan air lainnya yang memakan zooplankton dan hewan air kecil.
Konsumen Tersier (Ikan Lebih Besar dan Predator Air): Ikan yang lebih besar seperti salmon, trout, dan predator air lainnya yang memakan ikan kecil dan udang.
Pemangsa Puncak (Pemangsa Terbesar): Misalnya hiu, paus, atau buaya air tawar yang mendominasi rantai makanan air dan tidak memiliki pemangsa alami.
4. Contoh Rantai Makanan untuk Ekosistem Air
Phytoplankton – Ikan Kecil – Anjing Laut – Hiu – Dekomposer
Energi matahari – fitoplankton – zooplankton – larva capung atau nyamuk – ikan – buaya – pengurai
Fitoplankton -> zooplankton -> Ikan kecil -> Burung pemakan ikan -> Pengurai
Pengurai Fitoplankton -> Zooplankton -> Ikan kecil -> Ikan besar -> Pengurai
Fitoplankton -> Zooplankton -> Ikan kecil -> Ikan besar -> Burung pemakan ikan -> Pengurai
Tanaman Hidrylla -> Siput -> Burung pemakan ikan -> Pengurai
Tanaman enceng gondok -> Siput -> Burung pemakan ikan -> Pengurai
Tanaman enceng gondok -> Ulat -> Burung -> Pengurai
Energi matahari – alga atau lumut – udang – ikan – ular sungai – pengurai
Energi matahari – alga atau lumut – ikan – beruang – pengurai
Baca juga: Siklus Rantai Makanan di Hutan dan Contohnya
Demikianlah kumpulan contoh rantai makanan ekosistem darat beserta penjelasan lengkap lainnya. Tidak semua rantai makanan adalah linear. Seringkali terdapat jaringan makanan yang lebih kompleks dan terhubung di dalam ekosistem yang sebenarnya. (Msr)
