2 Bentuk-bentuk Kearifan Lokal dan Contohnya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kearifan lokal merupakan hal yang identik dengan budaya lokal. Bentuk-bentuk kearifan lokal memiliki nilai baik yang diikuti oleh suatu masyarakat.
Dikutip dari buku Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dan Implementasinya Dalam Pendidikan SD oleh Karimatus, dkk (LPPM Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi:6), kearifan lokal adalah suatu kekayaan lokal yang berkaitan ddengan pandangan hidup yang mengakomodasi kebiajakan berdasarkan tradisi yang berlaku pada suatu daerah.
Bentuk-Bentuk Kearifan Lokal dan Contohnya
Kearifan lokal lahir dari kebiasaan masyarakat di suatu daerah, sehingga akan memiliki ciri yang menjadi identitas dari suatu budaya. Bentuk-bentuk kearifan lokal sendiri dibagi menjadi dua jenis, yaitu.
1. Kearifan Lokal Berwujud Nyata atau Tangible
Jenis pertama adalah kearifan lokal yang berwujud nyata. Bentuk kearifan ini dapat dilihat secara langsung atau nyata, seperti benda, kitab, kalender, dan lain sebagainya. Berikut contohnya:
Arsitektur bangunan. Bentuk bangunan pada wilayah tertentu yang memiliki ciri khas merupakan salah satu bentuk ekspresi perwujudan kepercayaan masyarakat.
Tekstual, merupakan contoh kearifan lokal nyata yang dituangkan dalam bentuk tertulis. Contohnya seperti primbon, kalender, tulisan pada lembaran daun lontar, dan lain-lain. Pada catatan tersebut akan memuat nilai, tata cara, atau aturan tertentu yang telah diikuti oleh suatu masyarakat dalam waktu yang lama.
Benda cagar budaya atau tradisional. Contoh benda cagar budaya yang kerap ditemui adalah keris dan batik.
2. Kearifan Lokal Berwujud Tidak Nyata atau Intangible
Kearifan lokal yang tidak berwujud nyata atau disebut juga dengan intangible lebih melekat pada pola pikir masyarakat. Hal inilah yang membuatnya tidak nampak secara nyata. Biasanya. kearifan ini masih dipercaya dan tetap dilakukan pada kampung-kampung adat.
Secara tidak langsung, kearifan lokal tidak berwujud tersebut mengandung nilai-nilai ajaran tradisional turun temurun. Hal ini juga membuatnya menjadi salah satu budaya lokal yang harus dilestarikan.
Melalui petuah yang disebarkan melalui cara verbal dapat bermanfaat bagi generasi selanjutnya. Berikut contoh dari bentuk kearifan lokal intangible yang penting diketahui:
Falsafah.
Nasehat.
Pepatah.
Pantun.
Syair.
Folklore lisan.
Kidung.
Baca Juga: 5 Contoh Kearifan Lokal yang Mengandung Unsur Keterampilan Lokal
Itulah beberapa bentuk-bentuk kearifan lokal secara umum yang terbagi menjadi dua jenis. Semoga bermanfaat! (NUM)
