2 Cerita Sekolah Minggu tentang Pentatoska yang Menarik untuk Anak

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cerita sekolah Minggu tentang Pentatoska akan membantu anak lebih memahami peristiwa penting dalam sejarah agama Kristen. Cerita Pentakosta adalah momen penting untuk memperingati peristiwa dicurahkannya Roh Kudus kepada para rasul di Yerusalem.
Menurut catatan sejarah, peristiwa tersebut terjadi 50 hari setelah kebangkitan Yesus Kristus. Dengan kata lain, terjadi pada hari kesepuluh setelah Yesus naik ke surga.
Cerita Sekolah Minggu tentang Pentatoska
Berdasarkan buku MEDIA PEMBELAJARAN PAK Untuk SEKOLAH MINGGU, Dr. Yowenus Wenda, S.Pd.K., M.Pd, (2023), anak-anak yang diajarkan tentang Pentakosta dan Roh Kudus sejak dini akan memiliki dasar iman yang kuat.
Memahami peran Roh Kudus dalam kehidupan Kristen akan membantu mereka mengenali kehadiran dan bimbingan Tuhan dalam hidup mereka sehari-hari.
Beberapa contoh cerita sekolah Minggu tentang Pentatoska yang bisa disampaikan adalah sebagai berikut.
1. Kisah Saul
Suatu hari, bangsa Israel yang besar belum memiliki raja untuk memimpin mereka. Karena itu, mereka meminta kepada Tuhan melalui Samuel Siapakah Pak Samuel ini?
Pak Samuel adalah orang yang dipilih oleh Tuhan Allah untuk memimpin bangsa Israel, tetapi Samuel bukanlah seorang raja. Dia adalah Imam, sekaligus Nabi, dan juga Hakim atas bangsa Israel.
Suatu hari, Tuhan Allah memberikan petunjuk kepada Samuel untuk bertemu dengan Saul. Saat bertemu dengan Saul, Samuel menyampaikan bahwa Tuhan telah memilihnya untuk menjadi raja bagi bangsa Israel.
Kemudian, Samuel menuangkan minyak ke atas kepala Saul sebagai tanda bahwa dia dipilih oleh Tuhan Allah. Setelah itu, Samuel memberi pesan bahwa tanda lain sebagai bukti bahwa Saul dipilih oleh Tuhan Allah adalah dia akan bertemu dengan serombongan nabi.
Ketika bertemu dengan serombongan nabi itu, Saul akan dikuasai Roh Tuhan, seperti para nabi. Ternyata, benar seperti yang dikatakan Samuel. Tidak lama setelah Samuel pergi dan Saul melanjutkan perjalanan, Saul bertemu dengan serombongan nabi yang membawa alat-alat musik yang lengkap. Saul bergabung dengan para nabi itu dan mereka semua dikuasai oleh Roh Tuhan.
Mereka semua bernubuat, menyampaikan pesan Tuhan Allah bagi banyak orang di sekeliling mereka. Banyak orang merasa heran dengan peristiwa ini, dan setelah itu, Saul kembali pulang ke rumahnya.
2. Kisah Pentakosta
Pada hari Pentakosta, semua murid berkumpul di satu rumah. Tiba-tiba, datanglah bunyi seperti tiupan angin keras dari langit. Angin keras itu lalu masuk dan memenuhi seluruh rumah para murid itu berada.
Lalu muncul lidah-lidah api dan hinggap pada mereka masing-masing. Semua murid penuh dengan Roh Kudus dan mereka mulai berbahasa roh. Orang-orang Yahudi merasa heran karena tiba-tiba para murid bisa bicara berbagai bahasa.
Petrus pun keluar dari rumah itu dan menemui orang-orang Yahudi. Dia memberitahu bahwa apa yang terjadi sudah tertulis di Alkitab. Petrus berkata bahwa Tuhan Yesus disalibkan dan mati untuk menebus dosa semua orang.
Dia juga mengatakan bahwa Tuhan Yesus telah bangkit dan hidup selamanya. Akhirnya, 3000 orang Yahudi mau bertobat, percaya kepada Tuhan Yesus, dan dibaptis semuanya1. Ayat hafalan yang cocok untuk kisah ini adalah: “Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia” (Yoel 2:28)
Pentakosta adalah peristiwa penting, menandai turunnya Roh Kudus atas para murid Yesus dan awal dari misi penyebaran Injil ke seluruh dunia. Dari cerita sekolah Minggu tentang Pentatoska, anak-anak belajar tentang bagaimana iman Kristen berkembang. (DNR)
Baca Juga: Cerita Sekolah Minggu tentang Paskah yang Singkat
