2 Contoh Amanat Pembina Upacara tentang Sopan Santun

Ragam Info
ยทwaktu baca 4 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sopan santun merupakan salah satu nilai luhur yang harus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menyisipkan pesan untuk menjalankan sikap sopan santun, dapat disampaikan dalam momen apa pun termasuk dalam amanat pembina upacara tentang sopan santun pada upacara sekolah.
Mengutip buku Inspirasi Praktik Baik Pendidikan Karakter Berbasis Kultur Sekolah, Doni Koesoema A., Evy Anggraeny (2020:135), sekolah perlu mengajarkan sopan santun, etiket dan tata krama dalam diri peserta didik sebagai bagian dari pembiasaan baik yang ada di dalam masyarakat sekitar.
Jadi, upacara menjadi salah satu sarana yang efektif dalam mengingatkan siswa mengenai sikap sopan santun yang baik.
Amanat Pembina Upacara tentang Sopan Santun untuk Mengingatkan Siswa
Sopan santun berperan penting dalam membangun hubungan yang positif antara siswa, guru, dan staf sekolah. Dengan bersikap sopan, kita menciptakan suasana yang lebih harmonis di lingkungan sekolah. Selain itu, sopan santun juga meningkatkan keterampilan komunikasi siswa.
Adapun contoh amanat pembina upacara tentang sopan santun berikut ini dapat dijadikan inspirasi dalam menyusun pesan atau pidato yang disampaikan oleh seorang pembina upacara kepada para hadirin.
Contoh 1: Pentingnya Sopan Santun dalam Kehidupan Sehari-hari
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Selamat pagi, salam sejahtera bagi hadirin semua,
Pada kesempatan yang berharga ini, marilah bersama-sama mengingat pentingnya sopan santun dalam kehidupan sehari-hari. Sopan santun adalah dasar dari semua hubungan sosial dan mencerminkan nilai-nilai luhur yang diajarkan oleh keluarga dan lingkungan sekitar.
Sopan santun mencakup berbagai aspek, seperti bagaimana antar warga sekolah berbicara, bertindak, dan berinteraksi dengan orang lain. Dalam komunikasi sehari-hari, gunakanlah bahasa yang baik dan sopan. Hindari kata-kata kasar dan perilaku yang dapat menyakiti perasaan orang lain. Sopan santun juga berarti masing-masing pihak harus mendengarkan dengan baik saat orang lain berbicara, memberikan penghormatan kepada orang tua, guru, dan teman-teman.
Sebagai pelajar, kalian memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang harmonis di sekolah. Tunjukkan rasa hormat kepada guru yang telah memberikan ilmu dan bimbingan. Saling menghormati antar sesama siswa juga sangat penting untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif.
Mari senantiasa jadikan sopan santun sebagai bagian dari identitas diri. Dengan menjaga sopan santun, masing-masing orang tidak hanya akan dihargai oleh orang lain, tetapi juga akan membangun karakter yang kuat dan bermartabat.
Terima kasih,
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Contoh 2: Sopan Santun sebagai Cermin Kepribadian
Selamat pagi, semangat semua peserta upacara!
Pada kesempatan pagi yang cerah ini, saya ingin berbicara tentang sopan santun sebagai cermin kepribadian diri. Sopan santun bukan hanya sekedar formalitas, tetapi merupakan bagian dari kepribadian yang mencerminkan karakter dan nilai-nilai yang dianut.
Setiap kali antar manusia berinteraksi dengan orang lain, maka perilakunya mencerminkan siapa diri ini sebenarnya. Ketika bersikap sopan, menggunakan bahasa yang santun, dan menghormati orang lain, maka artinya menunjukkan bahwa diri ini memiliki budi pekerti yang baik. Sebaliknya, sikap yang kasar dan tidak sopan akan merusak hubungan dan menurunkan martabat diri sendiri di mata orang lain.
Sopan santun juga mencakup sikap peduli dan empati terhadap orang lain. Saat ingin menunjukkan kepedulian dan memahami perasaan orang lain, dapat dilakukan dengan membantu menciptakan lingkungan yang penuh dengan rasa kasih sayang dan penghargaan.
Di sekolah, sopan santun harus menjadi dasar dari semua interaksi. Hormati guru sebagai pemberi ilmu dan bimbingan, serta hargai teman-teman kalian sebagai sesama pelajar yang memiliki perasaan dan hak yang sama. Dengan demikian, semua dapat menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan produktif.
Marilah bersama-sama membangun budaya sopan santun, dimulai dari diri sendiri. Jadikan sopan santun sebagai kebiasaan sehari-hari yang akan membawa dampak positif dalam kehidupan kita dan orang-orang di sekitar kehidupan ini.
Terima kasih.
Melalui amanat pembina upacara tentang sopan santun ini, diharapkan para siswa dapat memahami dan menerapkan nilai-nilai sopan santun dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan yang harmonis dan penuh penghargaan. Semoga bermanfaat.(VAN)
Baca juga: Tata Tertib Upacara Bendera yang Penting Diketahui
