Konten dari Pengguna

2 Contoh Batuan Sedimen Fluvial beserta Pengertiannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto hanya ilustrasi. Contoh batuan sedimen fluvial. Sumber: Pixabay / Hans
zoom-in-whitePerbesar
Foto hanya ilustrasi. Contoh batuan sedimen fluvial. Sumber: Pixabay / Hans

Contoh batuan sedimen fluvial merupakan salah satu bentuk keluarnya material dari erupsi gunung berapi. Material gunung berapi tersebut merupakan bagian dari litosfer yang merupakan lapisan kulit bumi.

Di dalam lapisan tersebut, sangat kaya akan batuan dan mineral. Jadi dengan adanya erupsi gunung berapi, maka material yang ada di lapisan tersebut akan keluar dan mengendap pada jalur yang lewati oleh material tersebut.

Contoh Batuan Sedimen Fluvial dan Pengertiannya

Foto hanya ilustrasi. Contoh batuan sedimen fluvial. Sumber: Pixabay / Alexandra_Koch

Batuan sedimen adalah jenis batuan yang turut menjadi penyusun kerak bumi. Sekitar 66% atau lebih, komposisi kerak bumi didominasi oleh batuan ini.

Tak sampai situ saja, kurang lebih 80% permukaan benua di bumi tertutup oleh batuan sedimen dengan material penyusun terdiri dari beragam partikel baik kasar, ringan, berat dan halus.

Batuan sedimen dibedakan atas dua kategori yaitu:

  1. Berdasarkan proses pembentukan yaitu batuan sedimen klastik, kimiawi, organik dan vulaknik.

  2. Berdasarkan tempat pengendapan yaitu batuan sedimen terstrial, marine, fluvial dan glasial.

Berdasarkan klasifikasi di atas, batuan sedimen fluvial termasuk ke dalam kategori tempat pengendapan.

Dikutip dari buku Geografi: Membuka Cakrawala Dunia, Bambang Utoyo (2006:43), batuan fluvial merupakan batuan sedimen yang diendapkan di sekitar wilayah sungai dan merupakan akumulasi dari berbagai pengerjaan air sungai. Sedimen fluvial banyak di bagian hilir sungai atau muara sungai.

Dari penjelasan di atas contoh batuan sedimen fluvial yaitu batu pasir dan batu lempung. Untuk lebih memahaminya, berikut ini penjelasan tentang contoh dari batuan sedimen fluvial.

1. Batu Pasir

Batu pasir adalah batuan sedimen yang terdiri dari mineral dengan ukuran pasir dan berasal dari pecahan batuan lainnya. Sebagian besar batu pasir ini terbentuk oleh kuarsa karena mineral tersebut paling banyak ditemukan di kulit bumi.

Adapun ciri-cirinya sebagai berikut:

  • Warna kuning atau coklat kemerahan

  • Ukuran butir kasar sampai sangat kasar

  • Butiran membundar atau menyudut tanggung

  • Agak lapuk

  • Mineral terdiri dari kuarsa dan litik

2. Batu Lempung

Batu lempung adalah batuan sedimen yang terbentuk dari pecahan batuan lain. Batuan tersebut mengalami transpurtasi dari tempat asal, lalu terendap di tempat lain dan akhirnya mengalami proses pembatuan.

Adapun ciri-cirinya sebagai berikut:

  • Warna abu-abu kekuningan, abu-abu kecoklatan hingga kemerahan

  • Sifatnya liat dan plastis

  • Bentuk butir subround hingga subangular

  • Tidak berlapis

  • Mineralnya mengantdung lempung dan oksida besi

  • Sering di daerah sungai dan danau

Baca juga: 5 Contoh Batuan Sedimen Organik beserta Pengertiannya

Demikian penjelasan mengenai contoh batuan sedimen fluvial yang bisa menjadi tambahan referensi mempelajari tentang batuan. (RFL)