2 Contoh Descriptive Text tentang Tempat Bersejarah

Ragam Info
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Descriptive text adalah sebuah teks yang bertujuan untuk mendeskripsikan suatu objek khusus ini memiliki struktur yang membangunnya, yaitu identifikasi dan deskripsi. Ada beberapa contoh descriptive text tentang tempat bersejarah yang bisa dijadikan panduan untuk penulisan bagi siswa.
Mengutip dari buku Guru dan Pengembangan Kariernya Dalam Tanya – Jawab, Andreas Sutrasno (2020:196), descriptive text adalah teks yang bertujuan untuk memberi informasi tentang sesuatu secara terperinci. Faktor kontekstual atau konteks sosial jenis teks ini adalah pendeskripsian tentang benda, hewan, manusia atau lokasi tertentu.
Contoh Descriptive Text untuk Panduan Siswa
Dalam descriptive text atau teks deskripsi biasanya memiliki 2 unsur utama, yaitu klasifikasi atau definisi dan deskripsi fitur sesuai urutan kepentingan atau deskripsi bagian secara detail. Berikut contoh descriptive text tentang tempat bersejarah yang mudah dimengerti.
1. Jakarta Old Town
Jakarta Old Town or known as Batavia during the Dutch colonial period, is a historical district that preserves the colonial legacy in the capital of Indonesia. This area silently witnesses the development of history and the lives of the people in the past.
The European-style architecture of the buildings in Old Town a takes us back to the 17th century. One prominent structure is the Fatahillah Museum, formerly the town hall during the Dutch colonial era. Surrounding it are cafes and shops selling antiques, creating an atmosphere that blends the past with contemporary life.
Cobbled streets, classic street lamps, and a multitude of statues and historical artifacts make Kota Tua Jakarta an intriguing destination for those seeking to experience the nostalgia of capital's history.
Kota Tua Jakarta
Kota Tua Jakarta atau yang dikenal sebagai Batavia pada masa penjajahan Belanda, merupakan kawasan bersejarah yang menyimpan jejak kolonial di ibu kota Indonesia. Tempat ini menjadi saksi bisu perkembangan sejarah dan kehidupan masyarakat pada masa lalu.
Bangunan-bangunan bergaya arsitektur Eropa di Kota Tua membawa kita kembali ke abad ke-17. Salah satu bangunan yang mencolok adalah Museum Fatahillah, yang dulunya merupakan balai kota pada zaman kolonial Belanda. Di sekitarnya, terdapat kafe-kafe dan toko-toko yang menjual barang-barang antik, menciptakan suasana yang memadukan masa lalu dan kehidupan kontemporer.
Jalan-jalan dengan cobblestone, lampu-lampu jalan klasik, dan sejumlah patung dan artefak bersejarah membuat Kota Tua Jakarta menjadi destinasi yang menarik bagi mereka yang ingin merasakan nostalgia sejarah Ibukota.
2. Eiffel Tower
The Eiffel Tower or La Tour Eiffel in French, stands as one of the most iconic symbols of the city of Paris, France, and the world. Constructed by engineer Gustave Eiffel as the gateway to the 1889 Paris World Exposition, it has since become a major attraction drawing millions of visitors each year.
The Eiffel Tower is made of iron and has a height of approximately 324 meters, making it one of the tallest structures in Paris. With its uniquely beautiful design, the tower consists of three accessible levels for visitors, reachable by elevators or stairs. From the top level, there is an open view of the breathtaking panoramic scenery of the city of Paris.
The architecture of the Eiffel Tower is inspired by the Art Nouveau style and reflects the high engineering skill of its time. The open steel structure reveals a beautiful lattice framework, creating a harmonious blend of artistic beauty and technical strength.
Every night, the Eiffel Tower is illuminated by thousands of lights, creating a dazzling sparkle. The twinkling lights provide a romantic ambiance, reinforcing its image as one of the most romantic places in the world.
Menara Eiffel
Menara Eiffel atau La Tour Eiffel dalam bahasa Prancis, adalah salah satu simbol paling ikonik dari Kota Paris, Prancis, dan seluruh dunia. Menara ini dibangun oleh insinyur Gustave Eiffel sebagai pintu gerbang untuk Pameran Dunia Paris pada tahun 1889, dan sejak itu menjadi daya tarik utama bagi jutaan pengunjung setiap tahunnya.
Menara Eiffel terbuat dari baja dan memiliki ketinggian sekitar 324 meter, menjadikannya salah satu struktur tertinggi di Paris. Dengan keindahan desainnya yang unik, menara ini memiliki tiga tingkat yang dapat diakses oleh pengunjung menggunakan lift atau tangga. Pada tingkat teratas, terbuka pemandangan panorama kota Paris yang luar biasa.
Arsitektur Menara Eiffel terinspirasi oleh gaya Art Nouveau dan merefleksikan keahlian teknik tinggi pada zamannya. Struktur baja terbuka memperlihatkan jaringan kerangka yang indah, menciptakan kombinasi harmonis antara keindahan artistik dan kekuatan teknik.
Setiap malam, Menara Eiffel diterangi oleh ribuan lampu yang memberikan kilauan gemerlap yang memukau. Cahaya yang berkedip-kedip memberikan nuansa romantis dan memperkuat citra menara ini sebagai salah satu tempat paling romantis di dunia.
Baca juga: 2 Contoh Narrative Text Pendek beserta Strukturnya
Dengan contoh descriptive text tentang tempat bersejarah ini, jelas sekali bahwa sebuah deskripsi mampu mendekatkan pembaca dengan hal-hal yang dijelaskan secara terperinci. Semoga contoh di sini dapat memberikan manfaat dan pemahaman yang lebih lanjut mengenai descriptive text. (VAN)
