2 Contoh Dialog Negosiasi 3 Orang tentang Jual Beli

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Negosiasi merupakan teks yang menjelaskan adanya proses penawaran. Dalam hal ini, terdapat sedikitnya 2 contoh dialog negosiasi 3 orang tentang jual beli yang menarik untuk dipelajari.
Teks negosiasi bertujuan untuk mencapai kesepakatan antara beberapa pihak. Sehingga suatu perbedaan pendapat maupun permasalahan dalam transaksi dapat diselesaikan melalui dialog yang dilakukan.
Contoh Dialog Negosiasi 3 Orang
Dikutip dari buku Top One Ulangan Harian SMA/MA IPA Kelas X Pilihan Cerdas Menjadi Bintang Kelas, Tim Super Tentor, (2019:93), teks negosiasi dapat ditemukan dalam bentuk gabungan antara narasi dan dialog seperti pada cerpen, surat penawaran permintaan barang, dan dialog (drama).
Dalam melakukan negosiasi biasanya kalimat yang digunakan adalah kalimat persuasif. Jenis kalimat ini dimaksudkan agar dapat memengaruhi orang lain.
Struktur dari negosiasi terdiri atas beberapa bagian, seperti orientasi (penjelasan umum), pengajuan, penawaran, dan persetujuan. Agar semakin memahami penjelasan tersebut, beberapa contoh dialog negosiasi 3 orang tentang jual beli adalah sebagai berikut.
Contoh 1
Doni: “Selamat siang, Pak.”
Adit: “Selamat siang, bisa minta waktunya sebentar, Pak?”
Pemilik tanah: “ Selamat siang. Ada yang bisa dibantu, Mas?”
Doni: “Saya Doni dan ini paman saya Adit, kebetulan tadi kami lihat plang. Ketika dibaca rupanya tanah ini mau dijual ya, Pak?”
Adit: “ Rencananya kami ingin membeli tanah di daerah sekitar sini.”
Pemilik tanah: “Iya benar, Mas. Kalau boleh tahu tanahnya untuk kepentingan apa ya?”
Doni: “Niatnya kami akan membuat ruko untuk jualan.”
Adit: “Kalau boleh tahu berapa harga per meternya, Pak.”
Pemilik tanah: “Wah pas sekali, tanah ini cukup luas, jadi sangat cocok kalau dibuat untuk ruko. Per meternya 700 ribu, Mas.”
Doni: “Wah itu terlalu mahal, Pak. Ini kan masih jauh dari pusat kota.”
Adit: “ Selain itu, akses ke lokasi ini juga masih sulit. Harga 600 ribu lebih masuk akal sepertinya.”
Pemilik tanah: “Wah, maaf mas. Sekarang ini harga normal tanah segitu. Bisa dinaikkan lagi tawarannya.”
Doni: “Ya sudah, saya naikkan menjadi 650 ribu per meter.”
Adit: “ Segitu, bisa pak?”
Pemilik tanah: “Belum, Mas. 680 mau gak?”
Doni: “Wah, masih terlalu mahal, Pak.”
Adit: “Begini saja, kami beli seharga 675 ribu per meter.”
Pemilik tanah: “Baiklah akan saya coba diskusikan dengan keluarga. Jika berkenan, besok Mas Adit dan Mas Doni kembali lagi ke sini. Besok kita obrolkan lagi soal kesepakatannya.”
Doni: “ Baik, kalo begitu kami pamit.”
Pemilik tanah: “ Iya, Mas.”
Contoh 2
Pembeli: “ Kelengkeng seikat harganya berapa, Bang?”
Anak pembeli: “ Kalo, mangga berapa. Bang.”
Penjual: “Sepuluh ribu kelengkeng kalo mangga lima belas, Neng.”
Pembeli: “Ih, mahal. Biasanya juga mangga sepuluh ribu.”
Anak pembeli: “ Boleh kurang kan harganya, Bang?”
Penjual: “Wah, kalo segitu mah modalnya juga ga sampe Neng, boleh nawar tapi jangan segitu deh.”
Pembeli: “Ya udah sebelas ribu kelengkeng, terus mangganya dua belas. Gimana Bang?”
Anak pembeli: “ Kita, mau beli banyak soalnya ini.”
Penjual: “Hmm lebihin seribu lagi deh, biar ada untungnya.”
Pembeli: “Ya udah deh, bungkus kelengkeng sama mangga 10 kilo masing-masing.”
Anak pembeli: “ Kasih bonus juga boleh deh bang.”
Penjual: “ Siap, Neng.”
Baca Juga: 2 Contoh Dialog Telepon Bahasa Inggris 2 Orang
Itu tadi contoh dialog negosiasi 3 orang tentang jual beli dalam Bahasa Indonesia. Dengan ini, pembaca diharapkan mampu mengidentifikasi dan menyusun teks negosiasi dengan benar. (Riyana)
