2 Contoh Folktale yang Populer di Indonesia

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Folktale atau cerita rakyat adalah cerita yang mengisahkan tentang peristiwa yang terjadi di zaman dulu. Ada banyak contoh folktale yang berkembang di Indonesia, salah satunya adalah Danau Toba.
Folktale tentang Danau Toba sampai sekarang masih terus diwariskan ke anak cucu agar tetap lestari. Mewariskan folktale bisa dengan lisan maupun tulisan dan tujuan penulisannya adalah untuk mengajarkan tentang budaya Indonesia.
Contoh Folktale di Indonesia
Lewat folktale masyarakat Indonesia jadi tahu apa yang pernah terjadi di zaman dulu serta bisa mengambil pelajaran dari contoh cerita rakyat. Folktale adalah cerita yang lahir dari budaya tertentu di suatu tempat.
Mengutip dari buku Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara Populer, Lia Nuralia & Iim Imadudin, (2009:8), di bawah ini ada dua contoh folktale singkat dari Indonesia.
1. Danau Toba (Sumatera Utara)
Hiduplah seorang pemuda di desa dekat danau dan memiliki hobi memancing ikan. Suatu hari, pemuda itu menemukan ikan besar yang bisa bicara. Si ikan bertanya apakah pemuda itu mau membawanya pulang lalu ikan akan mengabulkan semua permintaannya.
Pemuda tersebut akhirnya membawa pulang ikan yang berubah menjadi gadis cantik dan kemudian mereka menikah. Ada syarat agar hubungan keduanya langgeng yaitu tidak memberi tahu anak mereka nanti kalau ibunya adalah seekor ikan.
Saat anaknya sudah lahir, ada masalah datang ketika si istri tidak menyediakan air tajin kesukaannya. Akhirnya pemuda itu kelepasan bicara dan mengatakan bahwa anaknya memiliki ibu dari ikan.
Akhirnya banjir besar datang dan menghanyutkan banyak warga di sana hingga dikenal sampai sekarang dengan nama Danau Toba.
2. Kolam Putri (Kepulauan Riau)
Zaman dulu berdiri dua kerajaan yang bernama Melayu dan Kayangan. Rakyat di dua kerajaan tersebut hidup rukun. Raja Kerajaan Kayangan memiliki putri yang sangat cantik yaitu Putri Bidasari sehingga banyak yang ingin menikahinya.
Akhirnya persaingan memperebutkan cinta putri menimbulkan goncangan di dua kerajaan tersebut. Goncangan tersebut membuat
Kerajaan Kayangan pindah ke puncak Gunung Bintan. Sebelum pindah, putri meminta ayahnya membuatkan kolam untuk ikan mas kesayangannya.
Setelah itu sayembara dilakukan untuk mencari Putri Bidasari dan hanya dua pangeran yang berhasil. Agar tidak menyakiti perasaan kedua pangeran itu, Putri Bidasari akhirnya memilih melompat ke kolam dan berubah menjadi ikan mas cantik.
Baca Juga: Mengenal Norma dan Adat Istiadat di Indonesia
Kedua contoh folktale dari Indonesia tersebut bisa memberi banyak pelajaran berharga salah satunya adalah kemampuan menahan emosi pada cerita Danau Toba. Dalam kisah tersebut, seseorang yang tidak mampu menahan emosi bisa menyakiti orang lain. (GTA)
