Konten dari Pengguna

2 Contoh Gerak Tigmotropisme pada Tumbuhan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Gerak Tigmotropisme. Sumber: unsplash.com/ Pawel Czerwinski
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Gerak Tigmotropisme. Sumber: unsplash.com/ Pawel Czerwinski

Setiap tumbuhan melakukan gerak akibat rangsangan yang diterimanya. Gerakan ini beragam jenisnya, salah satunya tigmotropisme yang merupakan gerak akibat rangsangan sentuhan. Contoh gerak tigmotropisme pada tumbuhan perlu diketahui untuk memahami gerak ini.

Gerakan tigmotropisme berhubungan dengan arah pertumbuhan tanaman. Contohnya sulur tanaman anggur yang merambat ke pagar di sekitar tempat tumbuhnya.

Jenis dan Contoh Gerak Tigmotropisme

Ilustrasi Contoh Gerak Tigmotropisme. Sumber: unsplash.com/Scott Webb

Gerakan pada tumbuhan menandakan bahwa tumbuhan termasuk makhluk hidup sebab salah satu tanda makhluk hidup adalah bergerak.

Sebenarnya masih ada lagi respon gerakan tumbuhan selain tigmotropisme yang sering terjadi pada tanaman. Jenis rangsangannya pun berbeda-beda, ada yang karena sentuhan, cahaya, gelap hingga suhu.

Namun, kali ini akan difokuskan pembahasan mengenai tigmotropisme. Mengutip dari buku Si Teman : Biologi SMP VIII oleh Tim Matrix Media Literata (hal. 142), tigmotropisme adalah gerak yang dipengaruhi oleh sentuhan dan memengaruhi arah tumbuhnya tanaman.

Jenis gerak tigmotropisme dibagi menjadi dua, yaitu tigmotropisme positif dan negatif. Berikut ini penjelasan masing-masing jenisnya lengkap dengan contoh gerak tigmotropisme pada tumbuhan.

1. Tigmotropisme Positif

Gerak tigmotropisme positif yaitu arah pertumbuhan tanamannya mendekati sentuhan yang diterimanya. Contoh tigmotropisme positif misalnya sulur tanaman mentimun, semangka, markisa, anggur dan labu yang melilit pada benda yang disentuhnya.

Hal ini membuat para petani atau penanam tanaman membuat semacam tiang-tiang dari bambu yang sengaja dibuat agar sulur-sulur tanaman itu nantinya tumbuh merambat di sana.

2. Tigmotropisme Negatif

Gerak negatif ini berkebalikan dengan sebelumnya, yaitu arah pertumbuhan tanaman menjauhi sumber rangsangan sentuhan yang diterimanya.

Contoh tigmotropisme negatif misalnya pada akar tanaman di dalam tanah yang bersentuhan dengan batu maupun akar tanaman lain. Secara otomatis, akar tersebut akan tumbuh menjauh dari arah bersentuhannya dengan benda asing tersebut.

Sebenarnya, batang tanaman pun demikian, ketika batang tersebut tumbuh dan mengenai permukaan benda lain, maka arah pertumbuhannya akan berubah. Batang akan menjauh dari benda yang pernah bersentuhan dengannya itu.

Baca juga: Mengenal Bagian dari Tumbuhan yang Berperan untuk Tumbuh

Beberapa contoh gerak tigmotropisme di atas menjelaskan bahwa gerakan tumbuhan bisa mendekat dan menjauh tergantung dari bagian tumbuhan mana yang terkena rangsangan sentuhan dan jenis tanamannya. (IMA)