Konten dari Pengguna

2 Contoh Indikator Pembelajaran dan Cara Membuatnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh indikator pembelajaran - Sumber: pexels.com/@judah/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh indikator pembelajaran - Sumber: pexels.com/@judah/

Berbagai contoh indikator pembelajaran dirancang untuk membantu guru dalam mengukur sejauh mana tujuan pembelajaran telah dicapai. Indikator ini juga dapat membantu dalam perencanaan pengajaran dan menilai kemajuan siswa selama proses pembelajaran.

Bukan itu saja, indikator pembelajaran dapat memberikan arahan dalam perencanaan pengajaran. Termasuk memastikan bahwa proses pembelajaran berfokus pada hasil yang diinginkan.

Contoh Indikator Pembelajaran

Ilustrasi contoh indikator pembelajaran - Sumber: pixabay.com/sasint

Berdasarkan buku Penelitian Tindakan Kelas Edisi Revisi, Suharsimi Arikunto, Supardi, Suhardjono, (2015), indikator pembelajaran adalah alat atau petunjuk yang digunakan untuk mengukur pencapaian tujuan pembelajaran.

Tujuan pembelajaran adalah hasil akhir yang diharapkan dari suatu proses pendidikan atau pelatihan. Sedangkan indikator membantu dalam menentukan sejauh mana tujuan tersebut telah tercapai.

Indikator pembelajaran memberikan informasi konkret dan terukur tentang banyak hal. Intinya adalah mengenai apa yang seharusnya siswa ketahui, pahami, atau mampu lakukan setelah mengikuti suatu pembelajaran.

Berikut beberapa contoh indikator pembelajaran yang bisa dijadikan referensi oleh guru atau tenaga pendidik.

1. Indikator Pembelajaran Menggunakan Bahasa dengan Benar dan Efektif

  1. Indikator 1: Siswa dapat mengidentifikasi dan menjelaskan perbedaan antara penggunaan yang benar dan salah dalam tata bahasa, ejaan, dan pengucapan.

  2. Indikator 2: Siswa mampu mengkomunikasikan ide-ide mereka secara jelas dan efektif melalui lisan dan tulisan.

  3. Indikator 3: Siswa dapat mengoreksi kesalahan tata bahasa dalam teks tertulis mereka setelah menerima umpan balik dari guru atau teman sekelas.

2. Indikator Pembelajaran Pemahaman Konsep dalam Matematika

  1. Indikator 1: Siswa dapat menguraikan konsep dasar dalam operasi matematika, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.

  2. Indikator 2: Siswa mampu menerapkan konsep-konsep tersebut dalam situasi nyata, seperti pemecahan masalah matematika.

  3. Indikator 3: Siswa dapat menjelaskan langkah-langkah yang mereka ambil dalam menyelesaikan masalah matematika dan memberikan alasan untuk solusi yang mereka temukan.

Cara Membuat Indikator Pembelajaran yang Efektif

Ilustrasi contoh indikator pembelajaran - Sumber: pixabay.com/14995841

Indikator pembelajaran harus dapat diukur secara konkret. Artinya, indikator tersebut harus menyatakan sesuatu yang dapat diobservasi atau dihitung. Misalnya, "Siswa akan mampu menulis esai dengan setidaknya 500 kata". Ini adalah indikator yang terukur secara jelas.

Inilah langkah-langkah cara membuat indikator pembelajaran yang efektif.

  1. Tentukan apa yang ingin dicapai dari pembelajaran. Tujuan ini harus jelas dan spesifik.

  2. Pisahkan elemen-elemen atau komponen yang akan membantu mencapai tujuan. Pastikan komponen ini dapat diukur secara konkret.

  3. Pilih kata kerja tindakan yang sesuai untuk menggambarkan apa yang diharapkan siswa lakukan. Contoh kata kerja tindakan adalah "menjelaskan," "mengidentifikasi," "menggunakan," dan sebagainya.

  4. Jelaskan hasil yang diinginkan secara spesifik dan jelas berdasarkan kata kerja tindakan yang dipilih. Hasil ini harus mencerminkan apa yang diharapkan siswa capai.

  5. Pastikan indikator berkaitan erat dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

  6. Pastikan pula indikator dapat diukur secara objektif dan dapat dipahami oleh semua pihak yang terlibat dalam pembelajaran.

  7. Gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa dan guru. Hindari penggunaan istilah teknis yang mungkin membingungkan.

Baca Juga: Pengertian Silabus beserta Manfaat, dan Cara Membuatnya

Contoh indikator pembelajaran harus dapat diukur secara berulang selama pembelajaran berlangsung. Dengan begitu, guru akan lebih mudah memantau kemajuan siswa dan melakukan penyesuaian dalam pengajaran jika diperlukan. (DNR)