Konten dari Pengguna

2 Contoh Keanekaragaman Hayati Tingkat Jenis dan Klasifikasinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh keanekaragaman hayati tingkat jenis. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh keanekaragaman hayati tingkat jenis. Sumber: www.unsplash.com

Keanekaragaman hayati atau biodiversitas adalah keberagaman makhluk hidup yang terjadi karena adanya perbedaan warna, ukuran, bentuk, jumlah tekstur, penampilan, dan sifat-sifat lainnya. Ada contoh keanekaragaman hayati tingkat jenis yang perlu diketahui.

Menurut buku Alame Promadona Danau Tempe, Dr. Haerunnisa, S.Pi., M.Si., ‎Harmin Adijaya Putri, S.Si., M.Si. (2021:26), pengertian keanekaragaman hayati adalah variabilitas di antara makhluk hidup dari semua sumber.

Termasuk interaksi ekosistem terestrial, pesisir dan lautan dan ekosistem akuatik lain, serta kompleks ekologik tempat hidup makhluk hidup menjadi bagiannya.

Contoh Keanekaragaman Hayati Tingkat Jenis yang Umum Diketahui

Ilustrasi contoh keanekaragaman hayati tingkat jenis. Sumber: www.unsplash.com

Keanekaragaman makhluk hidup ini dapat terlihat dari persamaan ciri antara makhluk hidup. Berikut contoh keanekaragaman hayati tingkat jenis, yang ada di lingkungan keseharian.

1. Tumbuhan atau Tanaman

Ada tumbuhan yang berbatang tinggi, seperti pohon palem, pohon mangga, pohon beringin, pohon kelapa, dan ada juga pohon berbatang rendah, seperti pohon cabai, tomat, dan lain-lain.

Dalam keluarga kacang-kacangan, terdapat jenis kacang tanah, kacang kapri, kacang hijau, dan kacang buncis. Ini disebut sebagai keanekaragaman hayati tingkat jenis.

Di antara jenis kacang-kacangan tersebut, masing-masingnya dapat dibedakan berdasarkan ciri fisik, seperti

  1. Ukuran batang (ada yang tinggi dan pendek)

  2. Kebiasaan hidup (tumbuh tegak atau merambat)

  3. Bentuk buah

  4. Bentuk biji

  5. Warna biji

  6. Jumlah biji

  7. Rasa yang berbeda

2. Hewan

Ada hewan-hewan berbulu dan ada hewan bersisik, ada hewan yang bergerak dengan berjalan dan ada yang berenang.

Keanekaragaman hayati tingkat jenis, pada hewan maupun tumbuhan, dapat diketahui dengan mengamati ciri-ciri fisiknya, seperti bentuk, ukuran tubuh, warna, dan lain-lain.

Misalnya, keanekaragaman hayati tingkat jenis dapat dilihat pada keluarga kucing. Harimau, singa, dan kucing merupakan contoh keanekaragaman hayati tingkat jenis.

Meski hewan-hewan tersebut termasuk dalam satu familia/suku Felidae, tetapi di antara mereka terdapat perbedaan-perbedaan sifat yang mencolok. Misalnya, perbedaan warna bulu, corak bulu, ukuran tubuh, tingkah laku, serta lingkungan hidupnya.

Baca juga: 3 Contoh Pemanfaatan Energi Pasang Surut

Klasifikasi Keanekaragaman Hayati Tingkat Jenis

Ilustrasi contoh keanekaragaman hayati tingkat jenis. Sumber: www.unsplash.com

Ada tiga klasifikasi keanekaragaman hayati, berikut penjelasannya.

1. Klasifikasi Sistem Alami

Sistem alami, yaitu klasifikasi keanekaragaman hayati yang terbentuk dari persamaan dan perbedaan morfologi makhluk hidup. Klalsifikasi ini bersifat alami atau apa adanya.

Contoh klasifikasi hewan berdasarkan cara bergerak (hewan bersayap, hewan berkaki, hewan bersirip), atau klasifikasi tumbuhan berdasarkan keeping biji (monokotil, dikotil).

2. Klasifikasi Sistem Buatan

Sistem buatan adalah klasifikasi keanekaragaman hayati yang dibentuk untuk tujuan praktis. Misalnya, mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan kegunaannya. Seperti kelompok tanaman obat meliputi jahe, kina, kayu putih, ginseng, dan lain sebagainya.

3. Klasifikasi Sistem Filogenetik

Sistem filogenetik, yaitu klasifikasi keanekaragaman hayati yang didasarkan hubungan kekerabatan antarorganisme berdasarkan proses evolusinya. Sistem klasifikasi filogenetik diperkenalkan sejak munculnya teori evolusi Lamarck dan Charles Darwin.

Keanekaragaman hayati sangat penting karena memberikan berbagai manfaat bagi manusia, termasuk sebagai sumber makanan, obat-obatan, serta menjaga keseimbangan ekosistem.

Semoga contoh keanekaragaman hayati tingkat jenis ini dapat membantu untuk memahami keanekaragaman hayati yang ada. (VAN)