Konten dari Pengguna

2 Contoh Kearifan Lokal dalam Bidang Ekonomi

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh kearifan lokal dalam bidang ekonomi. Sumber foto: pixabay/nguyenkhacqui
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh kearifan lokal dalam bidang ekonomi. Sumber foto: pixabay/nguyenkhacqui

Kegiatan ekonomi masyarakat tidak lepas dari adanya nilai-nilai kearifan lokal. Oleh karena itu, terdapat berbagai contoh kearifan lokal dalam bidang ekonomi yang dapat ditemui. Salah satunya, yaitu pasar terapung di Sungai Barito.

Kearifan lokal (local wisdom) merupakan kekayaan budaya yang bisa mengakomodasi kebijakan hidup. Hal ini dapat dilihat dari perilaku masyarakat terhadap penggunaan potensi lokal di beberapa sektor. Termasuk pemanfaatan pada bidang ekonomi fungsional.

Contoh Kearifan Lokal dalam Bidang Ekonomi

Ilustrasi contoh kearifan lokal dalam bidang ekonomi. Sumber foto: pixabay/anan7811

Mengutip buku Keaksaraan Fungsional Berbasis Potensi Lokal (Studi Masyarakat Pandhalungan), Bayu Adi Laksono, (2020:19), kearifan lokal dalam bidang ekonomi memuat pola perilaku masyarakat, yang masih memegang teguh hal-hal yang dianggap baik, dalam melaksanakan kegiatan pemenuhan kebutuhan hidup.

Di kehidupan sehari-hari, terdapat banyak potensi lokal di sektor ekonomi yang telah diimplementasikan oleh masyarakat. Berikut adalah contoh kearifan lokal dalam bidang ekonomi dan penjelasannya yang menarik untuk dipelajari.

1. Pemanfaatan Produk Limbah Laut

Produk limbah yang berasal dari laut mempunyai jenis yang cukup beragam. Salah satunya berupa cangkang kerang. Bagi masyarakat pesisir, pemanfaatan limbah tersebut bukanlah suatu kegiatan yang asing lagi. Pasalnya, hal tersebut termasuk aktivitas sosial ekonomi yang sering dilakukan mayoritas penduduk setempat.

Di Indonesia, pemanfaatan kearifan lokal laut melalui konversi limbah dapat dengan mudah di jumpai. Seperti halnya di Pantai Ujung Pandaran Kabupaten Kotawaringin Timur.

Masyarakat di daerah tersebut mengonversikan limbah kerang menjadi suatu produk yang bernilai ekonomis. Beberapa kerajinan tangan yang dapat dihasilkan antara lain gantungan kunci, miniatur hewan, bunga, dan tempat tisu.

2. Pasar Terapung (Floating Market)

Dikutip dari buku Pengelolaan Sungai Berbasis Masyarakat Belajar dari Kawasan Sungai Kuin Banjarmasin, Parida Angriani, (2019:105), pasar terapung adalah sebuah pasar tradisional yang seluruh aktivitasnya dilakukan di atas air dengan menggunakan perahu.

Suasana pasar terapung yang unik karena berdesak-desakan antara perahu besar dan kecil. Kondisi tersebut dilakukan untuk mencari pembeli.

Selain itu, terdapat ciri khas lain dari pasar terapung yaitu pedagang dan pembelinya tidak terpaku di suatu tempat. Melakukan terus bergerak mengikuti arus sungai. Pasar terapung ini dapat dikenal juga sebagai pasar balarut.

Floating market atau pasar terapung merupakan bentuk kearifan lokal ekonomi masyarakat wilayah Kalimantan. Beragam pasar terapung yang ada di wilayah tersebut di antaranya Pasar Terapung Sungai Barito, Pasar Terapung Siring, dan Pasar Terapung Lok Baintan.

Baca Juga: 5 Contoh Kearifan Lokal yang Mengandung Unsur Keterampilan Lokal

Sekian penjelasan tentang beberapa contoh kearifan lokal dalam bidang ekonomi. Semoga dapat menambah wawasan. (Riyana)