2 Contoh Kelangkaan Tenaga Kerja beserta Upaya Mengatasinya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kelangkaan merupakan kondisi terbatasnya sumber daya yang dapat mengakibatkan kebutuhan manusia tidak tercukupi. Seperti terjadinya kelangkaan pada sektor tenaga kerja. Salah satu contoh kelangkaan tenaga kerja yaitu perusahaan kekurangan tenaga kerja yang berkompeten.
Untuk mengatasi kondisi tersebut dapat dilakukan beberapa upaya atau tindakan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu meningkatkan pelatihan dan pendidikan pekerja.
Kumpulan Contoh Kelangkaan Tenaga Kerja beserta Upaya Mengatasinya
Mengutip dari buku Lingkungan Dunia Usaha di Indonesia, Ika dan Mansur (2022:63), contoh kelangkaan tenaga kerja yaitu terjadinya kekurangan kekurangan tenaga kerja yang profesional dan terampil.
Secara umum kelangkaan tersebut merupakan kondisi ketika permintaan perusahaan untuk pekerja cenderung lebih tinggi, dibandingkan jumlah pekerja yang tersedia dengan keterampilan dan kualifikasi yang sesuai.
Agar lebih memahami mengenai kelangkaan tenaga kerja tersebut, berikut adalah beberapa penjelasan contohnya.
1. Kekurangan Tenaga Kerja yang Kompeten
Contoh pertama dari kelangkaan tenaga kerja yaitu terjadinya kekurangan tenaga kerja yang berkompeten untuk melakukan proses produksi, baik barang ataupun pada bidang jasa.
Apabila keadaan tersebut terus mengalami keberlanjutan, maka akan menganggu proses produksi dan mengakibatkan berbagai masalah ekonomi pada daerah tertentu. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor.
Faktor tersebut di antaranya, yaitu usia produktif yang mulai berkurang, upah tidak sesuai, sampai faktor kualitas dari sumber daya manusia yang cenderung rendah. Sehingga pihak perusahaan mengalami kesulitan untuk mendapatkan tenaga kerja yang berkompeten.
2. Kekurangan Tenaga Ahli
Tenaga ahli merupakan seseorang yang mempunyai pengetahuan, keahlihan, serta pengalaman yang mendalam pada bidang tertentu. Contohnya yaitu tenaga ahli dosen untuk perguruan tinggi dan dokter umum maupun spesialis untuk rumah sakit.
Di mana untuk menjadi seorang tenaga ahli diperlukan pendidikan formal yang tinggi sekaligus mengikuti berbagai program pelatihan khusus.
Terjadinya kekurangan tenaga ahli tersebut dapat disebabkan oleh tingkat pendidikan masyarakat yang rendah. Sehingga kebutuhan akan tenaga ahli tersebut tidak dapat terpenuhi.
Di mana pendidikan yang rendah dapat dipicu oleh kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan dan tingkat ekonomi orang tua yang rendah sehingga tidak dapat memberikan pendidikan yang tinggi untuk anaknya. Kekurangan tenaga ahli tersebut biasanya terjadi pada daerah-daerah pedalaman atau terpencil.
Upaya Mengatasi Terjadinya Kelangkaan Tenaga Kerja
Untuk dapat mengatasi terjadinya kelangkaan tenaga kerja dibutuhkan beberapa tindakan yang perlu diambil. Adapun beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kelangkaan tersebut sebagai berikut.
Melakukan peningkatan pelatihan dan pendidikan. Peningkatan tersebut dapat dilakukan dengan acara investasi dalam pelatihan dan pendidikan pekerja yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja. Sehingga hal tersebut dapat mengurangi ketidakcocokan keterampilan.
Melakukan kerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan maupun industri. Kerja sama tersebut dapat membantu dalam melakukan pengarahan program pelatihan dan pendidikan agar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Melakukan peningkatan daya tarik industri berupa upah yang kompetitif. Selain itu menciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan, serta memberikan insentif. Hal tersebut dapat membantu untuk menarik pekerja yang memiliki kualitas tinggi.
Baca Juga: Jenis-jenis Tenaga Kerja beserta Contohnya dalam Ekonomi
Secara umum contoh kelangkaan tenaga kerja berupa kurangnya tenaga kerja yang terampil pada bidang produksi maupun kurangnya tenaga ahli. Kondisi kelangkaan tersebut dapat diatasi dengan melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja. (PAM)
