Konten dari Pengguna

2 Contoh Kerangka Karya Ilmiah yang Benar dan Strukturnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh kerangka karya ilmiah. Sumber: unsplash.com/ Scott Graham
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh kerangka karya ilmiah. Sumber: unsplash.com/ Scott Graham

Contoh kerangka karya ilmiah yang benar memiliki struktur yang khas. Setiap bab selalu menampilkan hal yang berbeda tapi masih menjadi satu kesatuan dengan bab yang lain.

Untuk bisa membuat karya ilmiah yang baik, tahap pertama adalah membuat kerangkanya. Bagaimana kerangka karya ilmiah yang baik? Tentunya yang sesuai dengan struktur yang berlaku.

Contoh Kerangka Karya Ilmiah

Ilustrasi contoh kerangka karya ilmiah. Sumber: unsplash.com/ Aleks Dorohovich

Mengutip dari buku Penulisan Karya Ilmiah karya Dra. Zulmiyetri, M.Pd., dkk. (2020:26), struktur karya ilmiah hasil penelitian terdiri atas tiga bagian, yakni bagian awal, bagian isi laporan, dan bagian penutup. Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat contoh kerangka karya ilmiah berikut ini.

Contoh 1

Pengaruh Konsumsi Susu terhadap Massa Lemak Tubuh Perempuan

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah: muncul masalah pada perempuan yang gemar minum susu berupa berat badan yang terus naik dari waktu ke waktu.

B. Fokus Masalah: mencari pengaruh susu terhadap massa lemak tubuh

C. Pertanyaan Penelitian: apakah susu yang membuat massa lemak tubuh bertambah?

D. Tujuan Penelitian: mengetahui efek susu terhadap pertambahan massa lemak tubuh.

E. Kegunaan Penelitian: untuk memberikan informasi berapa takaran susu yang bisa dikonsumsi agar tidak memengaruhi pertambahan massa lemak dalam tubuh.

BAB II KAJIAN TEORI

(berisi penjelasan konsep tentang kandungan susu, pengertian massa lemak dan metabolisme lemak)

BAB III METODE PENELITIAN

A. Tempat Penelitian: laboratorium kedoketeran Universitas Indonesia

B. Metode Penelitian: penelitian kuantitatif menggunakan perhitungan statistika SPSS

C. Instrumen Penelitian dan Teknik Pengumpulan Data: teknik pengumpulan data observasi dengan sampel tikus percobaan.

D.Teknik Analisis Data: analisis kuantitatif

DAFTAR PUSTAKA

(berisi buku yang dijadikan kajian literatur)

Contoh 2

Dampak Ditutupnya TikTok Shop bagi Pedagang Online

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah: TikTok Shop ditutup karena diangga merugikan UMKM.

B. Fokus Masalah: Pihak mana yang diuntungkan dengan penutupan TikTok Shop?

C. Pertanyaan Penelitian: Dampak apa yang dirasakan pedagang online yang kerap memasarkan dagangannya dengan TikTok Shop setelah aplikasi ditutup?

D. Tujuan Penelitian: Melihat dari dua sisi bahwa penutupan TikTok Shop juga merugikan beberapa pihak.

E. Kegunaan Penelitian: Membuka mata pemerintah bahwa ada pedagang yang bergantung pada penjualan TikTok Shop

BAB II KAJIAN TEORI

(berisi teori tentang TikTok Shop, fiturnya dan alasan kenapa ditutup).

BAB III METODE PENELITIAN

A. Tempat Penelitian: Jakarta Selatan

B. Metode Penelitian: menggunakan metode angket dan wawancara

C. Instrumen Penelitian dan Teknik Pengumpulan Data: teknik pengumpulan data dengan wawancara pedagang online

D. Teknik Analisis Data: perhitungan sederhana menggunakan persentase.

DAFTAR PUSTAKA

Struktur Kerangka Karya Ilmiah

Ilustrasi struktur kerangka karya ilmiah. Sumber foto: pexels/pixabay

Penelitian ilmiah harus disusun secara rapi dan terstruktur. Adapun struktur kerangka karya ilmiah terdiri dari beberapa bagian penting berikut ini.

  1. Bagian awal terdiri atas halaman judul, halaman abstrak, daftar isi, kata pengantar.

  2. Bagian isi laporan terdiri atas beberapa bab, yakni:

  3. Bab I: memuat latar belakang masalah yang menjelaskan apa dan bagaimana permasalahan penelitian.

  4. Bab II: memuat teori pendukung karya ilmiah, yang berisi uraian mengenai variabel yang diteliti.

  5. Bab III: memuat cara dan desain penelitian, instrumen atau alat mengumpulkan data sampel penelitian dan teknik pengolahan dan analisis data.

  6. Bab IV: memuat hasil penelitian, hipotesis, dan penemuan dalam penelitian.

  7. Bab V: berisi kesimpulan dan saran.

  8. Bagian penutup terdiri atas daftar pustaka dan lampiran.

Baca juga: Pengertian, Ciri, dan Jenis-jenis Karya Tulis Ilmiah

Contoh kerangka karya ilmiah di atas sudah lengkap dengan strukturnya sehingga bisa menjadi referensi maupun panduan bagi siapa saja yang akan menyusun kerangka karya ilmiah. (IMA)