Konten dari Pengguna

2 Contoh Korespondensi, Pengertian, dan Fungsinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh korespondensi. Sumber: Pexels/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh korespondensi. Sumber: Pexels/Pixabay

Mempelajari contoh korespondensi dan penjelasan lainnya, sangat penting dalam dunia bisnis. Korespondendi berkaitan dengan perihal surat menyurat.

Interaksi bisnis pada umumnya dilakukan melalui surat menyurat. Korespondensi dinilai cukup berpengaruh terhadap komunikasi dan keputusan bisnis tersebut.

Contoh Korespondensi dan Pengertiannya dalam Bisnis

Ilustrasi contoh korespondensi. Sumber: Pexels/Karolina Grabowska

Menurut buku Korespondensi Bisnis Modern, Drs. Djoko Purwanto (2007), korespondensi adalah salah satu bentuk komunikasi verbal yang digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan bisnis maupun nonbisnis kepada pihak lain.

Korespondensi berasal dari kata Bahasa Inggris yang 'correspondence' yang berarti 'dengan yang lain', dan 'responder' berarti menjawab. Hal tersebut memiliki tujuan untuk bertanya, menawarkan, atau menyampaikan informasi penting.

Setelah memahami pengertiannya, berikut adalah contoh korespondensi beserta penjelasan singkatnya yang penting untuk diketahui.

1. Korespondensi Internal

Korespondensi internal merupakan surat yang dibuat antar pegawai di suatu perusahaan. Pegawai dalam ruang lingkup internalnya dapat saling mengirimkan surat korespondensi untuk berbagai keperluan.

Setelah surat tersebut diterima, akan ditindaklanjuti sesuai dengan isi pesan surat atau perintah di dalamnya. Korespondensi internal berisi tentang pertukaran informasi, koordinasi kegiatan, dan penyampaian pesan yang relevan untuk kegiatan internal perusahaan.

Contohnya adalah.

  • Surat antar departemen.

  • Laporan analisis dokumen internal.

  • Email koordinasi antar rekan kerja.

2. Korespondensi Eksternal

Contoh korespondensi selanjutnya adalah korespondensi eksternal. Surat ini dibuat dengan tujuan ke pihak luar perusahaan. Pada umumnya untuk menyampaikan terkait pesan kerjasama dan lainnya.

Pihak luar perusahaan atau perusahaan lain yang menerima surat korespondensi akan menindaklanjuti pesan tersebut dengan sebaik-baiknya. Contohnya adalah

  • Surat kerjasama dengan perusahaan lain.

  • Surat perizinan.

  • Surat pemesanan dan penawaran barang.

  • Surat undangan mitra bisnis.

Fungsi Korespondensi

Ilustrasi contoh korespondensi. Sumber: Pexels/Karolina Grabowska

Adapun beberapa fungsi korespondensi yang seharusnya diketahui.

  • Mempererat hubungan kerjasama perusahaan ini dan perusahaan lain.

  • Sebagai alat komunikasi yang tepat dan jelas dalam memenuhi tujuan khusus.

  • Seluruh hubungan bisnis menjadi lebih resmi.

Baca Juga: Pengertian dan Contoh Pajak Tidak Langsung

Setelah mengetahui tentang contoh korespondensi yang penting untuk kelangsungan dunia bisnis, maka dibutuhkan keahlian untuk berkomunikasi dengan bagian dalam perusahaan hingga mitra atau bagian luar perusahaan. (DVA)