2 Contoh Materi Kuliah Subuh Singkat dan Penuh Makna

Ragam Info
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kuliah subuh menjadi kegiatan rutin yang dilakukan umat muslim selepas menunaikan ibadah salat subuh secara berjamaah di masjid atau musala. Contoh materi kuliah subuh singkat sering disampaikan satu arah oleh ahli agama.
Umumnya, pembicara kuliah subuh diisi oleh pemuka agama Islam. Namun, ada juga acara kuliah subuh yang diisi oleh jemaah. Hal ini dilakukan agar tidak terdapat kesan kaku di kalangan pendengar dan pembicara kuliah subuh.
Contoh Materi Kuliah Subuh Singkat
Mengutip dari buku Islam Faktual Ajaran, Pemikiran, Pendidikan, Politik dan Terorisme oleh Dr. H. A. Zaki Mubarak (2019:33), kuliah subuh adalah ceramah satu arah yang disampaikan oleh ahli agama di waktu subuh. Pendengarnya mayoritas jemaah yang menunaikan salat subuh di masjid atau musala.
Pada dasarnya kuliah subuh tidak hanya dilakukan selama bulan Ramadan saja melainkan dapat dilakukan di bulan-bulan yang lain. Namun, kegiatan ini memang lebih sering digencarkan di bulan suci Ramadan karena lebih bermakna dan pahalanya berlipat ganda.
Penyampaian ceramah agama tersebut dapat dilakukan oleh ahli agama seperti kiai, ustadz, ustazah, maupun tokoh masyarakat di lingkungan sekitar. Adapun contoh materi kuliah subuh singkat dan penuh makna bisa dipahami sebagai berikut ini.
1. Perintah Mendirikan Salat
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Pada kesempatan kali ini marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah Swt atas limbahnya rahmat, hidayah, dan inayah-Nya sehingga kita semua dapat berkumpul di sini. Pada pagi ini, saya ingin menyampaikan materi tentang salat.
Salat adalah salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim. Perintah mendirikan salat yaitu melalui suatu proses yang luar biasa yang dilakukan oleh Rasulullah Saw. Proses tersebut dikenal dengan istilah Isra' dan Mira'j.
Jika dilihat dari prosesnya yang luar biasa tersebut maka salat merupakan kewajiban utama. Sebab, mengerjakan salat dapat menentukan amal-amal yang lainnya dan mendirikan salat berarti mendirikan agama.
Hal ini sesuai dengan firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang tercantum dalam (Q.S Al Baqarah [2], "Dan dirikanlah salat dan tunaikan zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapatkan pahala-Nya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan."
Ayat di atas adalah salah satu dalil perintah salat bagi umat muslim. Sebuah perintah yang tidak bisa ditawar lagi karena salat merupakan kewajiban orang Islam yang sudah mukalaf atau sudah dikenai kewajiban dan larangan agama.
Jemaah yang dirahmati Allah Swt, melalui kuliah subuh ini, Saya ingin mengajak diri saya sendiri dan jamaah sekalian untuk terus menunaikan ibadah salat. Karena salat itu adalah sebuah ibadah wajib yang tidak boleh ditinggalkan.
Semoga melalui kuliah subuh ini, kita bisa lebih istiqomah dalam beribadah termasuk memperbaiki salat wajib kita yang mungkin saja masih sering kita tinggalkan.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
2. Anjuran Membaca Alquran di bulan Ramadan
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillahilladzii anzala alaa abdihil kitaaba walam yaj'allahu iwajaa.
Jemaah yang dirahmati Allah, bulan suci Ramadan merupakan bulan Alquran, sehingga umat muslim berlomba-lomba untuk membaca baik di siang hari maupun di malam hari.
Alquran sendiri dikenal sebagai Kitab Allah dan akan memberi syafaat kepada siapa yang biasa membacanya. Hal ini sesuai dengan hadits Nabi dengan sanad dan sahih dari sahabat Abu Umamah Al Bahiliy berkata bahwa pernah mendengar Rasulullah bersabda, "Bacalah Alquran karena ia datang pada hari kiamat sebagai syafii' (pemberi syafaat) kepada para pembacanya."
Pada hadits ini sangat jelas bahwa orang yang sering membaca Alquran akan mendapatkan syafaat dari Alquran itu sendiri. Apalagi di bulan suci Ramadan ini kita dapat khatam dalam waktu sebulan. Hal ini sangatlah gampang dengan membagi setiap hari satu juz, sehingga dapat khatam dalam sebulan ini.
Namun yang perlu dipahami, jika sudah merasa mengantuk ada baiknya untuk tidak melanjutkan membaca Alquran. Apabila mengantuk dan tetap membaca Alquran akan disangsikan, maksudnya rahmat dari Alquran tersebut malah menjadi laknat.
Maka dari itu, pada saat membaca Alquran usahakan badan dan fisik dalam keadaan oke, jika mengantuk ada baiknya Untuk menghentikan membaca Alquran.
Hal ini telah tercantum dalam hadits Nabi dengan sanad dan sahih dari sahabat Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah bersabda, "Apabila kalian bangun malam, sehingga bacaan alqurannya menjadi kacau sampai dia tidak sadar apa yang dia baca, hendaknya dia tidur."
Jemaah yang dirahmati Allah Swt, melalui kuliah subuh ini saya berharap untuk membaca Alquran tidak pada posisi mengantuk. Tujuannya agar bisa mendapatkan syafaat dari Alquran itu sendiri.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Baca juga: 2 Contoh Tema Materi Kuliah Subuh Ramadan
Demikianlah penjelasan mengenai contoh kuliah subuh singkat yang dapat dijadikan sebagai referensi untuk memberikan ceramah agama di masjid ataupun musala. (NTA)
