Konten dari Pengguna

2 Contoh Monolog Singkat Berbagai Tema Sebagai Referensi

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh monolog. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh monolog. Sumber: www.unsplash.com

Monolog merupakan percakapan yang dilakukan oleh hanya satu orang. Sedangkan jika yang berbicara lebih dari satu tokoh disebut dialog. Ada beberapa contoh monolog dari berbagai tema sebagai referensi untuk memperjelas.

Menurut buku Khazanah Negeri Pantun, Rendra Setyadiharja (2020:84), monolog adalah istilah keilmuan yang diambil dari kata mono yang artinya satu dan log dari kata logi yang artinya ilmu.

Seperti Apa Contoh Monolog yang Sering Ditemui?

Ilustrasi contoh monolog. Sumber: www.unsplash.com

Dalam monolog, karakter tersebut berbicara kepada dirinya sendiri atau kepada penonton untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, atau pengalaman pribadi. Berikut ini dua contoh monolog singkat dengan tema berbeda yang dapat dijadikan referensi.

1. Tema Persahabatan

"Sahabat, aku terima keadaanmu" Aku masih ingat pagi itu, di mana ada seorang anak manusia yang termenung dan diam sesaat ia terbangun dari tidur pulasnya. Anak tersebut sama sekali tak melakukan apapun, selain melamun dan juga terdiam. Tubuhnya pun hanya disandarkan pada tumpukan bantal yang disusun tinggi. Sampai pada akhirnya, anak tersebut pun mengeluarkan kata-kata dari mulutnya. Namun, pandangan matanya tetap saja kosong. "Hari ini aku sangat malas untuk sekolah. Hari ini, aku benar-benar merasa tidak sanggup lagi untuk bersekolah." Ia pun menarik napas sejenak kemudian kembali berbicara "Aku sangat malu pada teman-teman, mengapa aku selalu berbeda dari mereka. Apa karena aku jelek, atau apa karena aku miskin, sehingga terlihat tak sama seperti mereka." "Aku sangat membenci keadaan ini, tetapi aku juga tidak bisa pergi seenaknya. Masih ada orang yang harus aku bahagiakan karena mereka mencintaiku dengan tulus. Air mata pun menetes secara perlahan." "Aku tidak akan pernah rela jika harus meninggalkan orang-orang yang menyayangiku, karena mereka lah aku dapat merasakan cinta yang tulus." Sambil mengusap air matanya yang sedang menetes. "Oke. sekarang aku sadar, cinta membuat harta dan gelar tidak ada apa-apanya." "Oke, aku akan sekolah saja, dan aku tidak akan perduli dengan keadaan ini, masih banyak orang yang harus aku bahagiakan." Tersenyum sambil mengusap air mata dan kemudian bergegas untuk siap-siap menuju sekolah.

2. Tema Lucu

"Kaos Kaki Bolong" Laki-laki yang berada di pojok itu pun beridiri, kemudian ia menatap ke seluruh penjuru di ruangan itu, tatapan dari lirikannya terlihat penuh dengan misteri. Kenapa kalian semua memandangi aku seperti itu? Memangnya aku ini apa hah? Aku ini bukan barang antik yang suka sering dipajang di etalase-etalase, aku juga bukan bintang film murahan koleksi para cukong, apalagi doger monyet yang disuruh buat ngamen di pasar malam! Oh, atau kali kalian suka sama aku, ngaku saja? Jangan munafik deh, tuh kan kalian suka. MELUDAH Cuih! Tidak, tidak! Kalian tak pernah menyukaiku, kalian tukang penjilat, kalian pembual besar. Kerjaannya cuma memeras, bisanya hanya menyalahkan setiap kebijakan yang capek-capek dibuat orang. Padahal, kalian sendiri tak becus untuk memperbaiki ataupun menyusun kebijakan baru yang lebih ideal lagi. Dasar Beo, luh! Terdengar suara Drumband, mata laki-laki itupun melirik dengan liarnya. Apa kalian juga mendengar suara aneh? Bunyi drumband itupun semakin jelas. Laki-laki itu menjadi gelisah dan terhantui dengan adanya suara tersebut. Dengan rasa takutnya pun ia kemudian mengambil kain batik untuk menutupi tubuhnya sambil mengatakan; Oh, tidak. Tidak! Aku tak pernah menyuruhnya. Betul! Tanyakan saja kepada mereka yang telah mengenal aku lebih jauh.

Baca juga: 20 Contoh Kata Ganti Orang Ketiga dalam Kalimat Bahasa Indonesia

Melalui contoh monolog di atas, menunjukkan bahwa penyampaian proses komunikasi dalam monolog juga harus memperhatikan beberapa hal penting, mulai dari pernyataan yang memiliki unsur dengan komunikator, komunikan, dan isi yang disampaikan. (VAN)