Konten dari Pengguna

2 Contoh Orientasi Teks Negosiasi

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Orientasi Teks Negosiasi. Sumber: Pexels/Christina Morillo
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Orientasi Teks Negosiasi. Sumber: Pexels/Christina Morillo

Negosiasi adalah proses yang umum dalam berbagai bidang kehidupan, baik dalam lingkungan bisnis maupun dalam hubungan sosial. Untuk itu perlu contoh orientasi teks negosiasi untuk mencapai kesepakatan.

Melakukan negosiasi butuh keterampilan terkait komunikasi yang baik dan pemahaman mendalam tentang tujuan masing-masing pihak. Dalam teks negosiasi, orientasi yang jelas tentang proses tawar menawar akan membantu memahami dinamika yang terlibat dalam mencapai kesepakatan bersama.

Contoh Orientasi Teks Negosiasi

Ilustrasi Contoh Orientasi Teks Negosiasi. Sumber: Pexels/nappy

Mengutip dari buku Interpersonal Skill: Kecakapan Antarpersonal karya Dr. Sudaryono, S.P., S.Pd., M.Pd (2022), orientasi negosiasi yang biasa dikenal dalam bisnis di antaranya yaitu negosiasi yang berorientasi kalah-menang.

Orientasi dalam teks negosiasi dimulai dari pengenalan masalah dari satu pihak. Lalu dilanjutkan dengan pengajuan dari pihak lainnya untuk menanggapi tuntutan. Agar mendapatkan kesepakatan, di sini terjadi tawar-menawar atas pernyataan masing-masing.

Untuk lebih jelasnya berikut adalah contoh orientasi teks negosiasi.

Contoh 1

A: Selamat pagi, Pak. Saya tertarik untuk membeli kendaraan yang Anda tawarkan.

B: Selamat pagi, Pak. Tentu, saya senang mendengarnya. Apakah Anda sudah memiliki perkiraan harga yang Anda inginkan?

A: Saya sedikit melakukan riset pasar, dan menurut saya harga yang wajar adalah sekitar 150 juta.

B: Hmm, saya mengerti. Namun, kendaraan ini masih dalam kondisi sangat baik dan telah dilengkapi dengan fitur-fitur tambahan. Bagaimana jika saya tawarkan seharga 170 juta?

A: Itu sedikit di luar anggaran saya, Pak. Bagaimana kalau kita berkompromi di angka 160 juta?

B: Baiklah, saya setuju dengan 160 juta. Namun, saya harap Anda bisa menjamin bahwa kendaraan ini akan dirawat dengan baik.

A: Tentu, Pak. Saya akan merawatnya dengan baik. Kami pun bisa menandatangani perjanjian untuk menjaga kondisi kendaraan.

B: Itu akan baik. Saya rasa kita telah mencapai kesepakatan yang baik.

Contoh 2

A: Selamat siang, Bu. Terima kasih atas kesempatan wawancara ini.

B: Selamat siang, Pak. Apa perkiraan gaji yang Anda harapkan untuk posisi ini?

A: Saya memperkirakan sekitar 8 juta hingga 10 juta per bulan.

B: Kami ingin menawarkan 7 juta per bulan dengan kenaikan setelah enam bulan. Bagaimana menurut Anda?

A: Bisakah kita diskusikan di 9 juta per bulan?

B: Saya akan pertimbangkan. Apakah Anda bersedia dengan tanggung jawab tambahan?

A: Ya, saya siap.

B: Baiklah, saya setuju dengan 9 juta per bulan dengan kenaikan setelah enam bulan.

Baca juga: 11 Contoh Tema Teks Negosiasi dan Strukturnya

Dua contoh orientasi teks negosiasi di atas mencerminkan situasi umum di mana proses tawar menawar diterapkan untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan. Dengan keterampilan komunikasi yang tepat, maka negosiasi dapat mencapai kesepakatan. (ARR)