Konten dari Pengguna

2 Contoh Pidato Santri Tentang Akhlak yang Singkat dan Menarik

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh pidato santri tentang kakak yang singkat dan menarik. Sumber foto: Unplash/Kane Reinholdtsen
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh pidato santri tentang kakak yang singkat dan menarik. Sumber foto: Unplash/Kane Reinholdtsen

Di dalam pondok modern maupun pondok pesantren, para peserta didiknya biasa disebut dengan santri. Mereka selalu diajarkan untuk berdakwah. Tak hanya itu saja, para santri juga diajarkan membuat teks pidato. Adapun contoh teks pidato santri tentang akhlak ini bisa dijadikan sebagai referensi dalam penulisannya.

Dalam penulisan pidato keagamaan hendaknya bersifat persuasif. Tujuannya agar pidato tersebut dapat memengaruhi emosi pendengar sehingga mereka mau melakukan suatu tindakan yang disampaikan oleh pembaca yang ada di dalam teks.

Contoh Pidato Santri Tentang Akhlak

Ilustrasi contoh pidato santri tentang kakak yang singkat dan menarik. Sumber foto: Unplash/Edward Howell

Dikutip dari buku Bahasa Indonesia (Cara Mudah Menulis Karya Ilmiah) oleh Ahsanul Anam (2023:128), pidato adalah berucap di depan umum untuk tujuan tertentu. Biasanya, teks pidato dibawakan oleh seseorang yang memberikan orasi-orasi, dan pernyataan tentang suatu hal atau peristiwa yang penting dan patut diperbincangkan.

Pidato yang baik mampu memberikan suatu kesan positif bagi orang-orang yang mendengarkan pidato tersebut. Salah satu tema untuk pembuatan teks pidato ialah tentang akhlak.

Berikut adalah beberapa contoh pidato santri tentang akhlak singkat dan menarik yang dapat dijadikan sebagai referensi penulisan teks pidato.

Contoh 1

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Pertama-tama dan yang paling utama, marilah kita mengucapkan puja dan puji syukur ke hadirat Allah Swt, atas berkat rahmat dan karunia-Nya kita bisa bersama-sama berkumpul di ruangan ini dalam keadaan sehat dan tanpa suatu halangan apa pun.

Selawat serta salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada junjungan kita, yaitu Nabi Besar Muhammad Saw. Tak lupa kepada keluarganya, sahabat-sahabatnya, dan umatnya sampai akhir zaman. Mudah-mudahan dengan memperbanyak selawat kepada beliau, kita semua mendapatkan syafaat di Yaumil Mahsyar kelak. Amin!

Pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan pidato tentang "Pentingnya Menuntut Ilmu."

Para hadirin yang saya banggakan.

Menurut ilmu merupakan akhlak terpuji yang hingga saat ini masih hingga tua nanti harus kita lakukan. Manfaat mencari ilmu pengetahuan itu sangatlah besar bagi kehidupan. Dengan menjadi orang berilmu, kita senantiasa mengerti arti dan tujuan hidup di dunia ini.

Tak hanya itu saja, orang yang berilmu juga dapat meraih kemuliaan di sisi Allah Swt. Bahkan Allah juga menjanjikan bahwa orang yang berilmu akan diangkat derajatnya. Hal ini sesuai dengan firman Allah Swt dalam surah Al-Mujadalah ayat ke 11.

Oleh sebab itu, kita hendaknya semangat dalam mencari ilmu. Selama nyawa masih ada di kandung badan, maka kita tidak ada alasan untuk tidak mencari ilmu.

Dengan bekal ilmu pengetahuan tersebut, manusia akan mendapatkan kebahagiaan hidup di dunia maupun di akhirat. Hanya orang-orang yang tidak mensyukuri nikmat dan tidak ingin masa depan baik yang tidak mau menuntut ilmu.

Hadirin dan hadirat yang di rahmati Allah Swt.

Demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan. Semoga dapat bermanfaat, khususnya bagi saya dan umumnya untuk kita semua. Mohon maaf jika ada kesalahan, baik disengaja maupun tidak.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Contoh 2

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Yang saya hormati, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Ikhlas

Yang saya hormati, para santri Pondok Pesantren Al-Ikhlas

Alhamdulillaahilladzii an'am naa bini'matiliimaani walislaami wash-sholaatu was-salaamu'alaa muhammadin wa'ala aalihi wa ash-haabihi ajma'in asyhadu alla ilaahu illallahu rabbul'aalamiina wa asyhadu anna muhammadarrosulullooh khootimunnabiyyiina. Amma ba'du.

Segenap puji syukur telah kita panjatkan untuk-Nya atas limpahan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kita sekalian.

Tak lupa, selawat dan salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad saw, sebagai suri tauladan kita dalam menjalani kehidupan ini.

Hadirin, yang dirahmati Allah Swt.

Allah Swt. telah menciptakan hambanya melalui perantara orang tua. Pasalnya kita dititipkan di rahim ibu sejak janin selama sembilan bulan hingga terlahir ke dunia ini.

Selama sembilan bulan kita berada di dalam kandungan seorang ibu. Pagi, siang, dan malam kita berada di perut ibu namun ibu tidak pernah mengeluh. Setiap hari ibu selalu menjaga kita agar tetap sehat dan selalu dalam rasa aman hingga kita lahir di dunia dengan selamat.

Ayah juga memiliki pengorbanan yang besar bagi kita. Pasalnya ia siang hingga malam hati dan pikiran selalu bekerja demi mencukupi kebutuhan keluarganya.

Orang tua adalah sosok yang setiap hari harus kita hormati. Ini dikarenakan jasa kedua orang tua tidak pernah terbalaskan sampai kapanpun. Oleh sebab itu, seorang anak harus selalu mendoakan kedua orang tuanya setiap selesai salat dengan bacaan doa sebagai berikut.

اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

Artinya: "Ya Allah. Ampunilah aku dan kedua orang tuaku, dan sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku di waktu kecil.

Allah Swt juga memerintahkan kita untuk berbuat baik kepada kedua orang tua dan melarang kita mendurhakai mereka. Ini selaras dengan firman Allah Swt:

وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ اِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ اَحَدُهُمَآ اَوْ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَآ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا

Artinya: "Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, serta ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik." (Q.S Al-Isra' [17] :23)

Ayat di atas mengandung beberapa perintah di antaranya adalah perintah untuk menyembah Allah Swt dan berbuat baik kepada kedua orang tua. Berbuat baik kepada orang tua harus dilakukan saat orang tua masih muda atau tua. Pasalnya berbakti kepada orang tua itu hukumnya wajib dan pahalanya sangat besar.

Hadirin dan hadirat yang dirahmati Allah Swt.

Itulah pidato singkat tentan pentingnya menghormati orang tua dan larangan berbuat durhaka. Semoga informasi yang telah disampaikan di atas dapat bermanfaat bagi kita semua.

Wabillahi taufiq wal hidayah, wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Itulah beberapa contoh pidato santri tentang akhlak yang singkat. Adanya contoh di atas diharapkan dapat menjadi referensi bagi seseorang agar dirinya bisa menyusun teks pidato dengan baik. (NTA)

Baca juga: Contoh Pidato Bahasa Sunda tentang Sopan Santun Singkat