Konten dari Pengguna

2 Contoh Puisi Anekdot Berbagai Tema

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Puisi Anekdot. Sumber: pexels/ Suzy Hazelwood
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Puisi Anekdot. Sumber: pexels/ Suzy Hazelwood

Puisi anekdot berisi sindiran kepada pihak-pihak tertentu. Ada beberapa contoh puisi anekdot yang bisa membangkitkan pemahaman pembaca seputar jenis teks tersebut.

Terdapat ciri-ciri tertentu yang dimiliki oleh puisi anekdot. Hal utama yang wajib ada yaitu penyampaian pesan dengan cara menyindir, baik dengan bahasa yang santun maupun sarkas.

Ciri-Ciri dan Contoh Puisi Anekdot

Ilustrasi Contoh Puisi Anekdot. Sumber: pexels/ Thought Catalog

Mengutip dari buku Teks Anekdot oleh Millah Af’idah  dkk. (hal. 45), puisi anekdot merupakan bagian dari teks anekdot yang memiliki ciri-ciri berupa kritikan dengan dibalut lelucon, selain itu isinya menampilkan tokoh-tokoh atau figure yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Berikut ini contoh puisi anekdot dengan tema politik dan percintaan yang relevan dengan kehidupan masa kini.

1. Contoh Puisi Anekdot Tema Politik

Rempong karya Fahmi Alhabsyi

Seribu caci maki diungkap Seribu sumpah serapah diucap Sejuta cara membara Sejuta siasat menjerat

Tapi....

Sejuta doa melesat Sejuta asa terangkat

Ini bukan perang pandawa dan kurawa Juga bukan dunia samudra Hanya 'perang kembangan' dalam pewayangan

Tak ada gurita juga paus hanya anak negeri mengabdi Berikan cinta untuk negeri Berikan bukti untuk sanubari

Sejarah tak mungkin dipungkiri Sejarah juga tak akan lupa Jejak diri terbawa mati Jejak illahi selalu abadi

Nyepi teringat Krisna berucap pada Arjuna: "Karmane Fardikaraste Mapelsyu Kadatyana" Lakukan tugas jangan hitung untung rugi!

Bukankah kitab-Nya tertulis: Mereka berencana (jahat), Allah juga punya rencana (jahat), dan Allah sebaik-baiknya perencana...

Gitu aja kok rempong (repot)..!

(Fahmi, Lido, Nyepi, 31 Maret Tahun Saka 1936)

2. Contoh Puisi Anekdot Tema Percintaan

Budak Cinta karya Imananda Arifanny

Derit ponsel berbunyi pertanda pesan masuk dari pujaan hati

Hanya dengan rayuan ringan ketikan pembual, bunga-bunga bermekaran di hati

Mabuk asmara, bucin tak lagi ingat jasa luhur orang tua

Telinga tuli tak dengar nasihat ayah bunda

Remaja masa kini mengagungkan cinta

Tanpa mengerti makna cinta sesungguhnya

Bunda mengandung 9 bulan menahan sakit melahirkan

Ayah bunda diabaikan

Jiwa raganya rela menjadi budak cinta sang pujaan

Tak sadar, menjadi pelampiasan nafsu belaka

Setelah rusak baru teringat orang tua

Begitulah budak cinta

Dua contoh puisi anekdot di atas memiliki pesan tersendiri sekaligus sindiran untuk pihak yang diceritakan. Dengan melihat contoh tersebut, pembaca akan memahami ciri-cirinya dan lebih mudah dalam membuatnya. (IMA)

Baca juga: Pengertian Puisi Lengkap dengan Contoh dan Jenis-jenisnya