Konten dari Pengguna

2 Contoh Puisi Bahasa Jawa Singkat dan Penuh Makna

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Puisi Bahasa Jawa. Sumber: Pexels/Thought Catalog
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Puisi Bahasa Jawa. Sumber: Pexels/Thought Catalog

Puisi bahasa Jawa memiliki kekhasan dalam menyampaikan perasaan dan emosi dengan kata-kata yang dalam dan penuh makna. Untuk itu, butuh contoh puisi bahasa Jawa dengan ungkapan yang menggambarkan perasaan dan makna yang begitu mendalam.

Hal tersebut dikarenakan penuturan dalam bahasa Jawa yang lembut dan bermakna serta pembawaan sastra puisi yang dapat diartikan berbeda-beda bagi setiap pembacanya. Tak hanya pembaca, penuturnya pun dapat membawakan puisi dengan cara yang berbeda pula.

Contoh Puisi Bahasa Jawa

Ilustrasi Contoh Puisi Bahasa Jawa. Sumber: Pexels/Andrea Piacquadio

Mengutip dari buku Serat Dari Titik Nol: Antologi Puisi, Anisah (2021), kegiatan menulis puisi merupakan upaya membudayakan sastra secara langsung, sederhana, dan bernilai estetis. Untuk itu, berikut adalah contoh puisi bahasa Jawa. yang bisa disimak.

1. "Sawiji Ing Greget"

Sawiji ing greget Nganggo basa Jawa Sing ngenteni wong-wong Ngertos aja ora iso Dudu saka rong Rasane koyo wong Nganggo basa Jawa Sing ngerti lelaku Nganggo budaya leluhur Basa iki mung urip Yen saka urip digawe

Makna: Puisi ini menggambarkan pentingnya memahami dan menjaga budaya serta bahasa Jawa. Meskipun bahasa Jawa tidak digunakan secara luas, makna dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya tetap bernilai.

Puisi ini mengajak untuk menghargai warisan leluhur dan tetap merawat bahasa Jawa sebagai bagian dari identitas budaya.

2. "Dene Mung Kangen"

Dene mung kangen, wis cukup Kangen nang sliramu, yakin cukup Nganti kowe dateng, mergo mergo Mergo mergo kowe dateng, seneng Kangen iku, sak jare lungo Lan luwih luwih, kowe dateng mergo mergo Senajan mergo mergo dateng-dhateng Nanging mergo mergo ora dateng, nanging lungo

Makna: Puisi ini menyiratkan perasaan kangen yang hadir dalam hati. Namun, ia juga mengajak untuk menyadari bahwa rasa kangen bukanlah segalanya.

Keberadaan orang yang dinantikan sangat dihargai dan dinantikan dengan sukacita. Puisi ini mencerminkan tentang rasa rindu yang kadang-kadang tak terlalu terasa karena harapan dan realitas yang hadir.

Baca juga: 2 Contoh Puisi Kemerdekaan Aesthetic Memperingati Proklamasi Indonesia

Dengan contoh puisi bahasa Jawa di atas, maka dapat menjadi referensi apabila tertarik untuk membuatnya juga. Selain itu, penting juga untuk menguasai bahasa tersebut agar lebih bisa memahaminya dengan penuh pemaknaan. (ARR)