Konten dari Pengguna

2 Contoh Puisi Berantai 7 Orang dalam Berbagai Tema

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh puisi berantai 7 orang. Sumber foto: Unplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh puisi berantai 7 orang. Sumber foto: Unplash

Contoh puisi berantai 7 orang dalam kehidupan sehari-hari sering menjadi permainan yang menarik karena lucu dan menghibur. Maka dari itu, permainan puisi ini bisa dimainkan dengan teman maupun sahabat.

Puisi sendiri termasuk karya sastra lama yang sudah ada sejak zaman dahulu. Karya sastra ini dimanfaatkan sebagai media untuk menyampaikan suatu pesan tertentu kepada orang lain.

Contoh Puisi Berantai 7 Orang yang Menarik dan Lucu

Ilustrasi contoh puisi berantai 7 orang. Sumber foto: Unplash

Dikutip dari buku Panduan Praktis Menulis Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Menjadi Guru Profesional dan Berkualitas, Dr. Imron Rosidi, M.Pd., Zainul Arief, S.Pd., M.H. (212-213), puisi adalah bentuk karya sastra dari hasil ungkapan dan perasaan penyair dengan bahasa yang terikat irama, baris, bait, rima, penyusun lirik, dan penuh makna.

Sementara itu, puisi berantai diartikan sebagai gabungan dari beberapa puisi yang dibacakan oleh beberapa orang dengan tema atau peran yang berbeda-beda. Biasanya, orang-orang tersebut akan membacakan puisi secara bergantian.

Meskipun dibacakan secara bergantian, puisi-puisi itu akan menyambung seperti sebuah percakapan. Hal itulah yang merupakan salah satu keunikan dari puisi berantai.

Adapun contoh puisi berantai 7 orang yang lucu dan menarik dalam berbagai tema bisa dipahami sebagai berikut.

Contoh 1

Pecinta: Saat bulan purnama menerangi malam. Kau datang kepadaku sambil tersenyum manis. Ku lihat wajahmu yang tertimpa cahaya rembulan. Begitu tanpanya bagaikan...

Tukang Bengkel: Knalpot yang berdesingan meramaikan perkampungan. Tak pernah ku kenal istilah takut. Walaupun warga berdatangan. Obeng di kanan dan kunci L ku pegang berdampingan dengan...

Penjual Telur: Telur mas... telur....Aku bawa setiap hari untuk sesuap nasi. Telur termasuk bagian penting bagi hidupku. Semua aku jual demi sebuah...

Polisi: Pistol..bila maling tidak dapat dikejar lagi. Saya gunakan benda ini. Sebelumnya diisi agar bisa menembak. Jika pistol menembak akan membuat...

Tukang Sampah: Tumbukan sampah menjadi emas. Aku dapat menjualnya kepada para tetangga. Bahkan aku bisa cepat kaya raya. Akhirnya aku dan keluargaku bisa.....

Koki: Spatula yang telah lama dijual. Uang hasil penjualannya digunakan untuk membeli bahan. Aku akan memasak makanan yang enak. Langkah pertama, mari masukkan...

Orang yang ikut beronda: Pentungan, senter, sarung. Peralatanku yang ku bawa setiap hari. Demi lingkungan yang aman dan nyaman. Aku mengejar pencuri dan tiba-tiba ketemu.

Contoh 2

Pujangga Cinta: Matahari bersinar terang menyinari bumi. Benda-benda terlihat karena pancaran cahayanya. Air yang bersih mampu memantulkan bayangan ku. Terlihat gambaran wajah ku di air bagaikan...

Penjual: Telur-telur yang cangkangnya halus. Aku perhatikan bagaimana ayam mengeluarkan telur. Aku jual telur ayam itu. Biasanya ku jual dengan berteriak....

Pahlawan: Mari hancurkan tank milih Belanda ini. Terlalu lama kita di siksa. Mulai saat ini aku harus...

Maling: Mati...Aku sudah terperangkap oleh polisi. Berlari-lari dengan kecepatan secepat kilat tiada arti. Apalah daya hidup ini jika....

Pemulung: Isi celanaku hanya ada beberapa keping uang ratusan. Aku ingin sekali membelikan mainan untuk anakku, yaitu....

Satpam: Pentungan... Aku pukul sebagai tanda bahaya. Jika tidak dipukul lingkungan sekitarku aman dan nyaman. Pada saat itu, sebaiknya aku bertanya kepada...

Hakim: Penjahat...Apa maksudnya berbuat hal buruk seperti itu. Seharusnya kita saling memahami dan menghormati. Untuk hidup yang penuh arti.

Baca juga: 2 Contoh Puisi Ibu yang Penuh Cinta

Itu dia beberapa contoh puisi berantai 7 orang dalam bahasa Indonesia yang dapat menghibur pendengar atau pembacanya. Adapun puisi ini disajikan dengan bahasa yang menarik, diksi yang indah dan mengandung makna kias. (NTA)