Konten dari Pengguna

2 Contoh Surat Perjanjian Utang Piutang

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh surat perjanjian utang piutang. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh surat perjanjian utang piutang. Foto: Pixabay.

Surat utang piutang merupakan dokumen penting yang harus dimiliki oleh setiap orang. Pasalnya, surat ini adalah surat yang menjadi bukti dari peminjaman suatu barang atau jasa. Beberapa contoh surat perjanjian utang piutang harus diketahui dan dipahami oleh setiap orang.

Tujuannya adalah agar orang tersebut tidak dapat dimanipulasi dengan mudah, serta bisa melakukan pencatatan kesepakatan. Dalam surat tersebut, ada hal-hal penting yang dapat diperhatikan seperti tanggal, waktu, jumlah uang atau barang yang dibayarkan serta keterangan jika diperlukan.

Contoh Surat Perjanjian Utang Piutang

Ilustrasi contoh surat perjanjian utang piutang. Foto: Pixabay.

Mengutip buku yang berjudul Perjanjian Utang Piutang, Gatot Supramono, S.H., M.Hum. (2014:8), utang piutang merupakan perjanjian antara pihak yang satu dengan pihak yang lainnya dan objek yang diperjanjikan pada umumnya adalah uang.

Terdapat contoh surat perjanjian utang piutang yang bisa dijadikan sebagai bahan pembelajaran.

Berikut adalah beberapa contoh dari surat perjanjian utang piutang agar dapat membuatnya di kemudian hari tanpa ragu dan takut terjadi kesalahan.

1. Contoh Surat Hutang Piutang Tanpa Jaminan

SURAT PERJANJIAN HUTANG PIUTANG

Pada (hari/tanggal/tahun), yang bertanda tangan dibawah ini setuju mengadakan Perjanjian Hutang Piutang, dengan keterangan sebagai berikut:

Nama: Nikita

Alamat: Jl. Cendana 5 RT 005 RW 007, Jakarta Barat

Pekerjaan: Wirausaha

No. KTP/No. HP: 330221746599994/ 085786492271

Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

Nama: Noni

Alamat: Villa Balaraja, Blok B7 No. 15

Pekerjaan: Wiraswasta

No. KTP/No. HP: 3305564798636/ 082166738923

Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

Melalui surat perjanjian hutang piutang ini, disetujui oleh kedua belah pihak sebagaimana dengan ketentuan yang tercantum dibawah ini:

1. PIHAK PERTAMA telah mengajukan pinjaman sebesar Rp10.000.000 kepada PIHAK KEDUA yang di mana uang itu adalah hutang atau pinjaman.

2. PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA telah sepakat bahwa pembayaran pinjaman oleh PIHAK PERTAMA dilakukan dengan cicilan PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA sejumlah Rp2.000.000 setiap Minggu selama 10 bulan dan terhitung dari ditandatanganinya Surat Perjanjian ini.

3. Apabila dikemudian hari ternyata PIHAK PERTAMA tidak dapat membayar hutang kepada PIHAK KEDUA, maka PIHAK PERTAMA bersedia dikenakan Sanksi/Denda dari PIHAK KEDUA.

4. Surat Perjanjian ini dibuat dan ditandatangani oleh kedua belah pihak secara sadar, tanpa tekanan dari pihak manapun, bertempat di Villa Balaraja, Blok B7 No. 15 pada Sabtu, 2 Maret 2024 seperti tersebut di atas.

PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA

(Nikita) (Noni)

2. Contoh Surat Perjanjian Hutang

Surat Perjanjian Hutang

Surat Perjanjian Hutang

Pada (hari/tanggal/tahun), kami yang bertanda tangan di bawah ini setuju mengadakan Perjanjian Hutang Piutang, dengan keterangan sebagai berikut:

Nama: Didi Santoso

Alamat: Kp. Saga kabupaten Tangerang, Banten.

Pekerjaan: Writer

No. KTP/No. HP: 33288876492725/ 0823668742100

Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

Nama: Friska Andini

Alamat: Permata Hijau Blok C9 No.31

Pekerjaan: Content Creator

No. KTP/No. HP: 3307462837458/087663451384

Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

Melalui surat perjanjian hutang piutang ini, disetujui oleh kedua belah pihak sebagaimana dengan ketentuan yang tercantum di bawah ini:

1. PIHAK PERTAMA telah mengajukan pinjaman sebesar Rp5.000.000 kepada PIHAK KEDUA yang di mana uang itu adalah hutang atau pinjaman.

2. PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA telah sepakat bahwa pembayaran pinjaman oleh PIHAK PERTAMA dilakukan dengan cicilan PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA sejumlah Rp200.000 setiap Minggu selama 15 bulan dan terhitung dari ditandatanganinya Surat Perjanjian ini.

3. Apabila dikemudian hari ternyata PIHAK PERTAMA tidak dapat membayar hutang kepada PIHAK KEDUA, maka PIHAK PERTAMA bersedia dikenakan Sanksi/Denda dari PIHAK KEDUA.

4. Surat Perjanjian ini dibuat dan ditandatangani oleh kedua belah pihak secara sadar, tanpa tekanan dari pihak manapun, bertempat di Permata Hijau Blok C9 No.31 pada 31 Desember 2023 seperti tersebut di atas.

Didi Santoso Friska Andini

Materai Materai

Baca Juga: 2 Contoh Surat Undangan Lomba yang Menarik

Demikian contoh surat perjanjian utang piutang yang perlu diketahui dan bisa dipelajari. Semoga membantu. (LFP)