Konten dari Pengguna

2 Contoh Susunan Acara Ngunduh Mantu Adat Jawa Singkat dan Lengkap

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh susunan acara ngunduh mantu. Sumber: Pixabay/viarami
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh susunan acara ngunduh mantu. Sumber: Pixabay/viarami

Contoh susunan acara ngunduh mantu adat Jawa singkat dan lengkap mulai dari pembukaan hingga ramah tamah di internet dapat dijadikan sumber referensi. Contoh ini dapat membantu keluarga yang akan mengadakan acara pernikahan atau MC yang bertugas.

Ringkasnya ngunduh mantu merupakan acara pengantin bersama dengan keluarga dan tetangga mempelai wanita akan berkunjung ke rumah mempelai laki-laki. Tentunya acara ini dilakukan setelah acara akad nikah atau resepsi di tempat pengantin wanita.

Pengertian Ngunduh Mantu

Ilustrasi contoh susunan acara ngunduh mantu. Sumber: Pixabay/Pexels

Dikutip dalam buku Yang Bersarang di Kepala oleh Fitri Nur Khasanah (2020:45), ngunduh mantu merupakan istilah dalam perspektif budaya Jawa yang mengacu pada rangkaian upacara pernikahan adat Jawa.

Ngunduh mantu secara harfiah diartikan sebagai memetik atau mengambil menantu. Ngunduh mantu berasal dari dua kata yaitu ngunduh artinya panen atau memanen dan mantu artinya menantu. Yang digabungkan memiliki arti mendapatkan seorang menantu.

Biasanya penyelenggaraan ngunduh mantu diadakan oleh pihak keluarga mempelai laki-laki. Acara tersebut diselenggarakan setelah selesai acara resepsi pernikahan di tempat tinggal pengantin wanita.

Contoh Susunan Acara Ngunduh Mantu

Ilustrasi contoh susunan acara ngunduh mantu. Sumber: Pixabay/marijana1

Dalam acara ngunduh mantu juga diperlukan susunan acara untuk meminimalisir kesalahan yang akan terjadi dalam keberlangsungan sebuah acara. Selain itu agar pelaksanaan acara bisa sistematis serta berjalan tanpa ada satu pun rangkaian acara yang terlewat.

Susunan acara merupakan tata urutan yang dilaksanakan dalam penyelenggaraan suatu acara yang di dalamnya terdapat susunan kegiatan atau aktivitas yang dibatasi oleh durasi waktu tertentu. Berikut contoh susunan acara ngunduh mantu.

Contoh 1

  1. Iring-iringan Pangombyong

    Keterangan: Pasangan pengantin, orang tua dari mempelai wanita, dan juga kerabat berjalan bersama mengunjungi rumah besan. Rombongan pengantin kemudian akan disambut dengan sebuah iringan Gendhing Boyong Pengantin.

  2. Penyerahan Imbal Wicara

    Keterangan: Keluarga besar mempelai wanita yang diwakilkan seorang perwakilan akan memberikan sambutan serta penyerahan pengantin.

  3. Pemberian Air Suci

    Keterangan: Kedua mempelai pengantin kemudian akan diberi gelas berisi air bening. Lalu diminumkan oleh orang tua dari mempelai pria. Air bening tersebut merupakan simbol harapan supaya rumah tangga dari kedua

  4. Sindur Binayang

    Keterangan: Keluarga mempelai pria menyambut kedatangan rombongan keluarga besan. Serta pasangan pengantin dengan membawakan seperangkat benda sebagai seserahan.

  5. Sungkeman

    Keterangan: Prosesi ini dilakukan pasangan pengantin untuk menunjukkan rasa syukur kepada kedua pihak orang tua.

  6. Ramah Tamah dan Doa Bersama

    Keterangan: Acara ngunduh mantu ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, jamuan makan dan juga foto bersama pengantin. Doa penutup akan dipimpin oleh perwakilan dari keluarga pria.

Contoh 2

  1. Pembukaan

    Keterangan: Sambutan ini mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan keluarga atas pernikahan yang telah terjadi.

  2. Pasrah-tampi (Serah Terima)

    Keterangan: Penyerahan mempelai dari keluarga perempuan kepada keluarga laki-laki. Pihak perempuan akan menyerahkan (pasrah), sedangkan pihak laki-laki akan menerima (tampi).

  3. Doa

    Keterangan: Pemimpin doa umumnya mendoakan pengantin. Ringkasnya adalah berdoa agar pengantin bisa sakinah, mawaddah warahmah.

  4. Penutup

    Keterangan: Dalam acara ini, MC bisa mengucapkan syukur acara telah terlaksana dengan baik. Berterima kasih atas dukungan semua pihak atas terlaksananya acara.

  5. Ramah Tamah

    Keterangan: Ramah tamah adalah acara bebas. Para tamu bisa dipersilahkan menikmati hidangan yang telah disediakan tuan rumah dan dapat diisi dengan hiburan musik.

Baca juga: Contoh Susunan Acara Walimatul Ursy untuk Pesta Pernikahan

Demikian 2 contoh susunan acara ngunduh mantu adat Jawa yang dapat dijadikan sumber referensi pembaca. Semoga bermanfaat. (MRZ)