Konten dari Pengguna

2 Contoh Teks Anekdot Panjang beserta Strukturnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh teks anekdot panjang. Foto: Unplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh teks anekdot panjang. Foto: Unplash

Contoh teks anekdot panjang biasanya mengandung pesan berupa kritik dan sindiran sosial terhadap fenomena sosial saat itu. Jenis teks ini mampu menghibur pembaca karena berisi tentang cerita lucu yang dapat menghibur membaca.

Isi dari jenis teks ini terkesan lebih sopan dan kreatif jika dibandingkan dengan teks humor. Pasalnya, teks anekdot dikemas dengan cerita lucu yang mampu membangkitkan tawa bagi para pembacanya.

Contoh Teks Anekdot Panjang

Ilustrasi contoh teks anekdot panjang. Foto: Unplash

Pada dasarnya, teks anekdot ditulis singkat, pendek, dan lucu. Ada berbagai topik yang dapat dibahas dalam jenis teks ini meliputi hukum, pendidikan, politik, sindiran, kritikan dan sebagainya.

Mengutip dari buku Strategi Dan Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Era Revolusi Industri 4.0, Ida Widaningsih (hal 84), contoh teks anekdot panjang dapat diketahui sebagai berikut.

1. Dosen yang Juga Menjadi Pejabat

Pada kantin di sebuah universitas, ada dua orang mahasiswa yang sedang berbincang-bincang. Kedua mahasiswa tersebut bernama Ari dan Tama.

"Saya heran dosen ilmu politik, kalau mengajar tidak pernah berdiri selalu duduk," kata Tama kepada Ari. Ari ogah-ogahan untuk menjawab pertanyaan Tama, Ari beranggapan bahwa masalah yang dibicarakan Tama itu tidak penting. Namun, Tama tetap meminta Ari untuk menerka teka-tekinya tersebut.

"Bisa saja, beliau capek atau mungkin kakinya tidak kuat untuk berdiri," jawab Ari merasa jengah. Ternyata jawaban Ari masih juga salah. Menurut Tama, dosen yang juga pejabat itu tidak bersedia berdiri sebab takut kursinya diambil orang lain." Mendengar jawaban dari Tama, Ari menanyakan apa hubungan antara menjadi dosen dan pejabat.

"Ya, kalau dia berdiri, takut jika kursinya diduduki orang lain," ungkap Tama.

Ari: "????"

2. Sekolah Bertarif Internasional

Pak guru memasuki kelas satu demi persatu saat lonceng sekolah di kota A mulai bergema. Pak guru tersebut berdiri di depan kelas sambil menenteng lembaran pengumuman. "Anak-anak, Bapak punya pengumuman penting dan gembira untuk kalian.

Mulai bulan depan, sekolah kita kan berubah status sebagai sekolah bertaraf internasional. Nah, bagaimana? Apa yang akan kalian lakukan untuk menyambutnya?" Pak guru mengoper lembaran pengumuman untuk dibagikan.

Jamal mengangkat tangan, "Saya mau les bahasa Inggris buat mendukung belajar dengan taraf internasional, Pak!" "Bagus, Jamal." Pak guru senang mendengarnya, dia melirik ke arah Ica.

"Kalau kamu ca?" "Saya? Saya mau meminta orang tua saya untuk menyiapkan biaya sekolah lebih banyak lagi." "Lho? Kenapa?" "Soalnya dengan bergantinya status sekolah ini menjadi bertaraf internasional maka biaya sekolahnya pun pasti lebih mahal. Iurannya akan lebih tinggi, belum biaya ini itu," jawab Ica.

Pak guru mengkerutkan kening. "Kok jawaban kamu sinis sekali? Gini, semisal sekolah kita jadi bertaraf internasional kan jadinya sama kayak sekolah-sekolah luar negeri. Lebih berkualitas." Tapi, Pak, menurut saya sekolah bertaraf internasional itu sebenarnya memiliki arti sekolah bertarif internasional," jelas Ica.

Struktur Teks Anekdot

Ilustrasi struktur teks anekdot. Foto: Unplash

Cerita singkat yang di dalamnya mengandung unsur lucu dan mempunyai maksud untuk melakukan kritikan ini disusun berdasarkan strukturnya. Mengutip dari buku Cermat Berbahasa Indonesia: Suplemen Materi Bahasa Indonesia, Sutarno, S.Pd (2019:42), inilah struktur teks anekdot yang dapat dicermati.

1. Abstrak

Abstrak berisi tentang bagian-bagian umum di dalam cerita. Isi dari struktur ini menggambarkan bagaimana dan dimana cerita tersebut berlangsung.

2. Orientasi

Orientasi berisi tentang pengenalan dari cerita anekdot. Biasanya, berisi pengenalan tokoh, latar cerita, alur cerita. Di dalam struktur ini akan dijelaskan siapa, kapan dan di mana cerita berlangsung.

3. Krisis

Krisis merupakan bagian dalam teks anekdot yang berisi tentang munculnya sebuah masalah. Masalah yang muncul akan krisis dan sangat menentukan kelucuan dalam cerita tersebut.

4. Reaksi

Reaksi adakah bagian yang berisi penyelesaian dan reaksi akibat adanya masalah dalam cerita. Di dalam reaksi ini muncul tingkah atau kejadian yang tidak terduga untuk memunculkan kelucuan dalam cerita.

5. Koda

Koda merupakan bagian penutup dari sebuah cerita. Pada bagian ini berisi tentang penegasan terhadap pesan.

Baca juga: 2 Contoh Resensi Novel Lengkap

Itulah pembahasan mengenai contoh teks anekdot panjang. Adapun struktur teksnya dapat menjadi dasar dalam membuat teks yang mampu memberikan kesan lucu dari pembaca. (NTA)