Konten dari Pengguna

2 Contoh Teks Dakwah Singkat tentang Birrul Walidain

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh teks dakwah. Sumber: Pixabay / mufidpwt
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh teks dakwah. Sumber: Pixabay / mufidpwt

Dakwah adalah seruan untuk mengamalkan suatu ajaran agama. Dakwah bisa disampaikan secara lisan, tulisan, atau perbuatan. Latihan berdakwah secara lisan bisa dilakukan dengan melihat contoh teks dakwah yang bisa ditemukan di buku-buku yang bergenre religi.

Dalam buku Filosofi Dakwah Kontemporer, Masduki & Shabri Shaleh Anwar, (2018: 39), dituliskan bahwa M. Syafaat Habib mengemukakan tujuan dakwah adalah berupaya untuk melahirkan dan membentuk pribadi atau masyarakat yang berakhlak atau bermoral Islam.

Contoh Teks Dakwah Singkat untuk Anak-Anak

Ilustrasi contoh teks dakwah. Sumber: Pixabay / mufidpwt

Di sekolah-sekolah yang berbasis Agama Islam, biasanya, anak-anak juga diajarkan untuk berdakwah. Untuk anak-anak, tema-tema yang bisa diangkat antara lain tentang puasa, kejujuran, atau tentang birrul walidain.

Berikut ini dua contoh teks dakwah singkat dengan tema birrul walidain, yang cocok untuk dibawakan oleh anak-anak.

1. Contoh Teks Dakwah tentang Berbakti kepada Orang Tua

Di bawah ini merupakan contoh teks dakwah tentang berbakti kepada orang tua.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillahi robbil ‘aalamiin. Ashsholatuwassalamu ‘alaa ashrofil anbiyaa’i wal mursalin, wa ‘alaa aalihi wa ashhabihi ajma’in. Amma ba’du.

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puja dan puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberi kita kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul dalam majlis ilmu pada hari ini. Tak lupa, shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW.

Pada kesempatan ini, insya Allah saya akan membahas satu hal penting dalam hidup, yakni 'Berbakti pada Kedua Orang Tua'.

Berbakti pada kedua orang tua adalah perintah Allah SWT. Hal itu difirmankan oleh Allah SWT dalam Q.S. Lukman ayat 14, yang berbunyi:

وَوَصَّيْنَا ٱلْإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُۥ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَٰلُهُۥ فِى عَامَيْنِ أَنِ ٱشْكُرْ لِى وَلِوَٰلِدَيْكَ إِلَىَّ ٱلْمَصِيرُ

"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu."

Lalu, apa yang akan terjadi apabila kita tidak berbakti pada orang tua?

Tidak berbakti pada orang tua, artinya tidak menjalankan perintah Allah SWT. Padahal, salah satu ciri orang yang bertaqwa adalah menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya.

Dengan demikian, seorang anak yang tidak berbakti pada orang tua, tidak termasuk dalam golongan orang-orang yang bertaqwa.

Untuk itu, teman-teman yang baik, mari kita hormati dan sayangi orang tua kita. Karena dengan kasih sayang merekalah, kita bisa memperoleh kehidupan sebaik saat ini. Jangan menggerutu apalagi membentak mereka.

Mintalah doa pada mereka, karena doa orang tua untuk anaknya adalah doa yang mustajab. Kemudian, mohonkan ampunan untuk bapak ibu kita, barangkali bapak ibu kita pernah berbuat salah.

Baiklah, sepertinya hanya itu yang bisa saya sampaikan. Mohon maaf apabila ada kekurangan dan kesalahan.

Wabillahittaufiq wal hidayah. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

2. Contoh Teks Dakwah tentang Larangan Berkata "Ah" kepada Orang Tua

Berikut ini contoh teks dakwah dengan tema birrul walidain yang kedua, yaitu tentang larangan berkata "ah" kepada orang tua.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Jalan-jalan ke Kota Palembang

Ke kota Palembang menumpang perahu

Duhai teman-temanku tersayang

Sudah siapkah menuntut ilmu?

Sebelumnya, tentu kita harus mengucap syukur kepada Allah SWT, karena atas berkat dan rahmat dari-Nya, pada hari ini kita bisa berkumpul di sini dalam keadaan sehat wal afiat.

Sholawat dan salam mari kita sampaikan kepada Rasulullah SAW, dan semoga kita semua yang ada di sini, termasuk dalam barisan umatnya yang mendapatkan syafa’at di yaumil akhir kelak. Aamiin allahumma aamiin.

Teman-teman yang dirahmati Allah SWT, pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan sebuah nasihat tentang birrul walidain.

Teman-teman pasti hafal dengan lagu “Kasih Ibu”. Di lagu tersebut, ada lirik yang berbunyi,

“Hanya memberi, tak harap kembali

Bagai sang surya menyinari dunia”

Lirik lagu itu adalah cerminan kasih sayang ibu kepada kita. Ibu telah mengandung selama 9 bulan 10 hari. Dalam kehamilannya itu, ibu mengalami hal-hal yang tidak nyaman. Saat melahirkan pun, ibu bertaruh nyawa untuk kita.

Tidak berhenti di situ. Setelah kita lahir, ibu menyusui, menyuapi, memandikan, dan lain sebagainya. Meski lelah, tapi beliau tetap melakukannya.

Untuk itu, kita sebagai anak, harus menghormati dan menyayangi ibu dan bapak kita. Jangan mengucapkan kata-kata yang menyakiti beliau berdua. Berlemah lembutlah kepada keduanya.

Jika disuruh membantu, jangan sekali-kali mengucapkan “uf” atau “ah”, karena Allah SWT telah berfirman dalam Surat Al-Isra Ayat 23, yang berbunyi,

فَلَا تَقُل لَّهُمَآ أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا

"... maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan 'ah' dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia."

Teman-teman yang saya sayangi, kita semua wajib berperilaku baik dan berbakti pada ibu sampai akhir hayat. Jangan sampai kita menjadi anak yang durhaka karena tidak mau menaati perkataan ibu, atau menolak untuk membantu pekerjaan rumah.

Insya Allah, dengan berbakti kepada kedua orang tua, Allah juga akan memberikan limpahan nikmat dan juga rahmat-Nya kepada kita semua.

Mungkin hanya itu yang bisa saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga apa yang saya sampaikan bisa bermanfaat untuk semua. Aamiin Allahumma Aamiin.

Akhir kata, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Baca juga: Metode Berdakwah Rasulullah yang Wajib Diketahui

Demikianlah informasi tentang dakwah beserta contoh teks dakwah singkat dengan tema birrul walidain, yang cocok untuk dibawakan oleh anak-anak sekolah dasar. Semoga bermanfaat. (ARN)