Konten dari Pengguna

2 Contoh Teks Diskusi tentang Sekolah Singkat dan Mudah Dipahami

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi 2 contoh teks diskusi tentang sekolah. Sumber: Unsplash/Scott Graham
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi 2 contoh teks diskusi tentang sekolah. Sumber: Unsplash/Scott Graham

Ada 2 contoh teks diskusi tentang sekolah yang dapat dikemukakan untuk membahas suatu permasalahan. Dengan berdiskusi bisa mengajarkan memahami perbedaan pendapat.

Dikutip dari Buku 164 Model Pembelajaran Kontemporer, Dr. Amin, S.Pd, M.SI dkk, (hal. 164), metode diskusi merupakan kegiatan dalam memecahkan masalah untuk mengambil kesimpulan.

Diskusi juga selalu diarahkan kepada pemecahan masalah yang menimbulkan berbagai macam pendapat, dan akhirnya diambil suatu kesimpulan.

2 Contoh Teks Diskusi tentang Sekolah Singkat

2 contoh teks diskusi tentang sekolah. Sumber: Unsplash/Felicia Buitenwerf

Umumnya, pendapat pada diskusi akan ditulis dengan bahasa yang lugas, dan hanya dikemukakan dalam sesi diskusi formal, seperti rapat di sekolah.

Untuk lebih memahaminya, berikut 2 contoh teks diskusi tentang sekolah singkat.

1. Diskusi Pentingnya Menjaga Kebersihan Sekolah

  • Isu: Kebersihan lingkungan sekolah adalah faktor pendukung yang dapat membuat nyaman belajar di sekolah. Lingkungan bersih, tentunya akan membuat para siswa merasa nyaman.

    Untuk menciptakan lingkungan sekolah bersih, tentunya dibutuhkan peran pihak lain untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah tersebut.

  • Argumen Pendukung: Para siswa ikut menjaga kebersihan lingkungan dengan tindakan membuang sampah tidak sembarangan, serta rutin melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah. Selain itu, siswa juga memiliki tanggung jawab dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.

  • Argumen Penentang: Dari sisi lain, ketika siswa ikut membersihkan lingkungan sekolah, itu akan mengurangi waktu belajar. Waktu belajar siswa yang seharusnya dapat dipergunakan dengan baik akan berkurang dengan mereka yang harus melakukan kerja bakti.

  • Kesimpulan: Menjaga kebersihan sebetulnya tidaklah sulit, terutama jika dapat membuang sampah pada tempatnya. Hal itu tentunya mengurangi waktu untuk kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah, sehingga waktu belajar akan lebih banyak.

2. Diskusi Pemanfaatan Sampah untuk Kreativitas Siswa

  • Isu: Sampah plastik di sekolah semakin hari semakin bertambah. Kondisi ini perlu menjadi perhatian, karena sampah tersebut sulit terurai di dalam tanah.

    Guru-guru pun mengusulkan diadakan pelatihan daur ulang kepada seluruh siswa. Namun, hingga saat ini masih dalam tahap perencanaan.

  • Argumen pendukung: Sampah plastik bekas makanan dan juga minuman di sekolah memang berbahaya. Namun, hal tersebut dapat didaur ulang untuk membuat suatu barang yang berharga.

    Selain untuk menambah kreativitas siswa, hasilnya juga dapat dijual dan menghasilkan uang. Dalam hal ini, menyusun rencana pelatihan pembuatan daur ulang merupakan ide yang sangat bagus.

  • Argumen Penentang: Pelatihan daur ulang tidak akan mendapat sambutan hangat dari sebagian besar siswa. Hal ini karena jadwal pelatihan akan menambah jam pelajaran.

    Jika tidak ingin menumpuk sampah, sebaiknya langsung dibakar. Selain itu, setiap siswa juga sebaiknya harus mengurangi penggunaan sampah plastik dengan membawa bekal setiap hari.

  • Kesimpulan: Cara tepat mengolah sampah plastik, yaitu dengan melakukan daur ulang. Bagi siswa, pelatihan tersebut tidak akan mengganggu proses belajar dan menyita waktu.

    Pelatihan dapat dilakukan 2 minggu sekali bagi yang berminat. Sementara itu, untuk mengurangi penggunaan sampah plastik, siswa dapat membawa bekas apabila memungkinkan.

Baca juga: 3 Contoh Cerita Liburan Sekolah Bersama Keluarga Singkat

Itulah 2 contoh teks diskusi tentang sekolah yang dapat dijadikan cara memecahkan suatu masalah yang terjadi di sekolah. (ERI)