Konten dari Pengguna

2 Contoh Teks Persuasi dalam Bahasa Indonesia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh teks persuasi. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh teks persuasi. Foto: Pixabay.

Contoh teks persuasi sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Teks ini biasanya ditemukan di dalam iklan, banner promosi, kampanye dan lainnya.

Teks persuasi adalah teks yang bersifat bujukan, ajakan, himbauan berupa perintah atau larangan. Tujuannya yaitu agar pembaca dapat mengikuti apa yang diarahkan di dalam teks tersebut. Maka dari itu, diperlukan keahlian khusus untuk membuat teks persuasi yang baik dan benar.

Contoh Teks Persuasi

Ilustrasi contoh teks persuasi. Foto: Pixabay.

Mengutip buku yang berjudul Yuk, Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan, Minarni Try Astuti (2019:23), dalam membuat contoh teks persuasi dibutuhkan struktur yang jelas dan berurutan. Struktur dalam teks persuasif terdiri dari pengenalan isu, rangkaian argumen, pernyataan ajakan, dan penegasan.

Agar lebih memahaminya, berikut beberapa contoh dari teks persuasif yang bisa dijadikan bahan pembelajaran.

1. Teks Persuasif Politik

Pengenalan isu:

Kasus penetapan UU Cipta Kerja yang marak pada tahun lalu bisa menjadi pembelajaran bagi semua untuk lebih aware dan berhati-hati dalam menggunakan hak suara pada saat pemilu dan perda agar tidak menyesal nantinya ketika suara rakyat tidak lagi didengarkan.

Rangkuman argumen:

Berdasarkan survei yang dilakukan Centre for Strategic and International Study (CSIS) pada 15-22 Maret 2019-sebulan sebelum pemilu dilaksanakan- hanya 44,8% responden yang mengaku sudah memiliki caleg pilihan mereka, sementara 18,7% mengaku akan memilih partai politik, dan sisanya 36,5% mengaku belum memiliki pilihan, baik untuk caleg maupun parpol.

Menurut seorang peneliti CSIS, yaitu Anya Fernandez mengungkapkan bahwa hal ini bisa terjadi karena perhatian publik terlalu tersedot oleh pemilihan pilpres sehingga banyak masyarakat yang hanya berfokus untuk memilih calon presiden dan wakil presidennya dibandingkan pemilihan caleg.

Hal ini terbukti dengan dari survei yang sama menunjukkan hasil bahwa hanya 14,1% responden yang belum memutuskan pada pemilihan pilpres.

Di mana survei CSIS tersebut dilakukan terhadap 2000 responden dengan metode acak dan tingkat kepercayaan 95% serta margin of error lebih kurang 2,21%.

Pernyataan ajakan:

Tentunya bukanlah hal yang mudah untuk mengenal semua calon. Namun, sebagai warga negara yang baik, tentunya perlu mempertimbangkan dengan baik sebelum memilih sosok pemimpin.

Penegasan kembali:

Kita sendiri juga perlu menyadari betapa penting dan berharganya hak suara kita tersebut demi perkembangan dan kemajuan negara kita.

2. Teks Persuasif Kesehatan

Pengenalan isu:

Budaya merokok sungguh kental di Indonesia, meskipun sudah disediakan bilik khusus rokok di beberapa titik, tidak menutup kemungkinan akan ada saja orang yang masih merokok di sembarang tempat. Padahal, rokok yang berisi cacahan daun tembakau kering ini memiliki banyak bahan kimia, seperti nikotin, tar, dan masih banyak lagi.

Katanya, rokok dapat membuat lebih konsentrasi dan meningkatkan mood agar menjadi lebih baik. Tapi, itu semua hanya semu belaka.

Faktanya, RSUP Dr. Sardjito kerap mengingatkan bahaya merokok yang dapat menyebabkan penyakit paru obstruktif kronis, bronkitis, hingga kanker paru akibat adanya efek karsinogenik. Rokok juga dapat menjadi candu yang menyebabkan pengguna sulit untuk berhenti.

Rangkuman argumen:

Tak hanya untuk perokok aktif, perokok pasif pun dapat terkena dampak dari asap rokok yang ditimbulkan. Badan Kesehatan Dunia atau WHO menyebutkan bahwa terdapat kasus kematian dari perokok pasif sebanyak 890 ribu dari jumlah kematian 7 juta perokok aktif di setiap tahunnya.

Hal ini dikarenakan meskipun asap rokok sudah menghilang, sebanyak 4.000 zat berbahayanya masih berterbangan di udara dan dapat menjadi pemicu kanker.

Pernyataan ajakan:

Tapi jangan khawatir, tidak ada kata terlambat untuk melakukan perubahan yang lebih baik. Manusia mendapat tubuh yang baik, sehat, dan sempurna ketika lahir, maka dari itu minimalisir segala hal yang dapat merugikan tubuh dan juga orang lain.

Menjaga kesehatan semaksimal mungkin salah satunya adalah dengan tidak merokok. Jangan sampai varian penyakit datang hanya gara-gara rokok.

Penegasan kembali:

Sayangi diri sendiri, keluarga, dan orang di sekitar dengan tidak merokok. Mari berhenti merokok!

Baca Juga: Pengertian Teks Negosiasi, Fungsi, dan Contohnya

Itu dia beberapa contoh teks persuasi yang bisa dipelajari. Semoga membantu, dan selamat belajar.

(LFP)