2 Contoh Tembang Macapat Pangkur beserta Artinya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh tembang macapat pangkur adalah salah satu dari sebelas jenis tembang macapat, yaitu puisi tradisional Jawa yang dinyanyikan dengan irama khas. Setiap jenis tembang macapat memiliki aturan dan ciri khas masing-masing.
Mulai dari jumlah suku kata dalam setiap baris dan pola rima tertentu. Tembang pangkur sering digunakan untuk menyampaikan nasihat atau ajaran moral, khususnya yang berkaitan dengan kehidupan sosial dan keagamaan.
Contoh Tembang Macapat Pangkur
Dikutip dari buku Serat Kandha, Bram (2021: 110), kata "pangkur" sendiri berasal dari kata "mungkur," yang berarti "menjauh" atau "menghindar". Biasanya diartikan sebagai ajakan untuk menjauh dari hal-hal yang negatif atau tidak baik.
Tembang pangkur memiliki 7 jumlah baris (gatra) per bait. Pola suku kata (guru wilangan) adalah 8, 11, 8, 7, 12, 8, 8, sedangkan pola rima akhir (guru lagu) adalah a, i, u, a, u, a, i. Puisi ini memiliki tema dan makna.
Berikut adalah contoh tembang macapat pangkur beserta artinya.
1. Contoh 1
Pangkur iku yen sinawung resmining kidung
Sinuba sinukarta
Mrih kretarta pakartining ngelmu luhung
Kang tumrap neng tanah Jawa
Agama ageming aji
Rinaket ing jiwa
Kalakone kanthi lugu
Artinya:
Pangkur itu bila dibungkus dalam keindahan lagu
Disusun dengan rapi
Untuk memperoleh manfaat dari ilmu yang tinggi
Yang berlaku di tanah Jawa
Agama menjadi pegangan hidup
Dilekatkan dalam jiwa
Dilaksanakan dengan tulus ikhlas
2. Contoh 2
Geguritan pangkur kang tinulis
Kagem saben bocah
Amrih lantip lan budi kang utami
Piwulang luhur tulada
Lir ibarat kang nyata
Yen sepi pamrih pribadi
Rame ing gawe
Artinya:
Geguritan pangkur yang ditulis
Untuk setiap anak
Agar cerdas dan berbudi pekerti yang utama
Pengajaran luhur sebagai teladan
Seperti sebuah contoh nyata
Jika tanpa pamrih pribadi
Rajin dalam bekerja
Baca juga: Pengertian Suasana dalam Puisi dan Contohnya
Demikianlah beberapa contoh tembang macapat pangkur yang dapat membuat para pembaca mengenang masa lalunya yang buruk dan mendekatkan diri kepada Allah Swt. serta mulai meninggalkan keserakahan duniawi. (Msr)
