2 Contoh Virus yang Berbentuk Polihedral dan Dampaknya bagi Makhluk Hidup

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu contoh virus yang berbentuk polihedral adalah virus T. Secara umum, jenis virus ini memiliki struktur tertentu yang khas dan hanya dapat bereproduksi di dalam sel makhluk hidup.
Dikutip dari Buku Virologi, Rahmawati dkk (hal 6), virus adalah submikroskopik, parasite intraseluler obligat. Virus terlalu kecil untuk dilihat dengan mikroskop optik dan tidak punya pilihan selain bereproduksi dalam sel inang.
Contoh Virus yang Berbentuk Polihedral
Bentuk polihedral sendiri merupakan bentuk geometris virus dari banyak sisi, mirip dengan bola sepak. Di mana sebagian besar jenisnya menginfeksi manusia. Untuk contoh virus yang berbentuk polihedral adalah adenovirus dan virus T (bakteriofag).
Di samping itu, bentuk virus polihedral sendiri tersusun oleh kapsomer, capsid, asam nukleat, dan glikoprotein. Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwasanya virus ini hanya dapat bereproduksi apabila menempel pada sel inang.
Dampak Virus yang Berbentuk Polihedral pada Makhluk Hidup
Beberapa penyakit yang disebabkan oleh adenovirus diantaranya peradangan saluran pernapasan, infeksi saluran kencing sampai dengan infeksi pada mata. Infeksi adenovirus lebih sering terjadi pada anak-anak daripada orang dewasa.
Untuk menunjukkan infeksi adenovirus ada beberapa gejala yang ditunjukkan seperti:
Batuk, pilek, demam, bronkitis, menggigil.
Infeksi pernapasan dan pilek, hidung tersumbat dan berair, sakit tenggorokan, batuk, dan pembengkakan kelenjar.
Infeksi telinga dengan gejala lekas marah, sakit telinga, dan demam.
Kesulitan bernapas, batuk menggonggong, suara bernada tinggi sampai menarik napas.
Keluar cairan dari mata, mata merah, terasa seperti ada sesuai di mata.
Diare, muntah, sakit kepala, kram perut, dan demam.
Kesulitan bernapas, batuk, demam.
Infeksi saluran kemih seperti nyeri ketika buang air kecil, rasa terbakar, ada darah dalam urine, sering buang air kecil.
Pembengkakan sumsum tulang belakang dan otak disertai dengan gejala sakit kepala, leher kaku, demam, mual dan muntah.
Sementara virus berbentuk huruf T dapat hidup di dalam bakteria dan secara alami dapat membunuhnya. Dengan begitu, maka virus ini dapat dikatakan tidak dapat menginfeksi manusia.
Baca juga: Ciri-Ciri HIV yang Perlu Diwaspadai Berdasarkan Tahapannya
Itulah contoh virus yang berbentuk polihedral dan dampaknya bagi makhluk hidup yang membawa dampak penyakit maupun tidak. (ERI)
