2 Fungsi Makrometer pada Mikroskop yang Memudahkan Peneliti

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fungsi makrometer pada mikroskop adalah sebagai pengendali gerakan. Dengan memutar makrometer ke kiri atau kanan, peneliti yang sedang melakukan pengamatan di mikroskop dapat leluasa menggerakkan kaca objek.
Dengan menggerakkan letak kaca objek sesuai fokus lensa, maka objek penelitian akan terlihat dengan jelas. Kaca objek yang dijepit pada meja penampang mikroskop bisa digeser sesuai kebutuhan dengan makrometer.
Fungsi Makrometer Secara Umum
Mikroskop memiliki bagian-bagian yang banyak, salah satunya makrometer. Berikut ini fungsi makrometer menurut Buku Pendalaman Materi (BUPERI) Ilmu Pengetahuan Alam: SMP/MTS Kelas VII karya Dewi Nur Halimah, dkk. (2020:138).
1. Pemutar Kasar
Makrometer merupakan pemutar kasar yang berbentuk bulat dan terletak di bagian lengan mikroskop. Fungsi pemutar kasar ini berperan sebagai penggerak yang mampu membuat naik dan turun tabung mikroskop secara cepat.
2. Mengatur Jarak Spesimen (Objek yang Diteliti)
Coarse adjustment atau makrometer memiliki fungsi untuk mengatur jarak spesimen (kaca objek yang berisi objek pengamatan) dengan lensa agar fokus dapat diatur dan dioptimalkan.
Mikroskop tanpa makrometer bagaikan mesin yang kehilangan fungsinya. Dikutip dari buku Pengelolaan Laboratorium IPA SMA karya Elly Purwanti, dkk. (2020:58), mikroskop merupakan instrumen yang digunakan untuk melihat objek yang terlalu kecil untuk dilihat secara langsung dengan mata telanjang.
Benda-benda mikroskopis (benda-benda berukuran kecil yang tidak dapat diamati dan dilihat dengan mata telanjang) sering kali diamati dan diteliti oleh para peneliti maupun laboran di sekolah. Jika objek penelitian tidak bisa digerakkan, maka gambar yang tercipta pada lensa mikroskop tidak akan terlihat.
Baca juga: Jenis-Jenis Mikroskop yang Dibutuhkan Laboratorium dan Kegunaannya
Di sini lah peran makrometer bekerja, keberadaannya membantu memfokuskan objek pengamatan pada lensa mikroskop. Hal ini membuat peneliti kemudian akan dengan mudah melihat dengan jelas apa yang ada di depan lensa.
Ada beragam tipe mikroskop yang dikategorikan berdasarkan sudut pandangnya, yaitu mikroskop cahaya, mikroskop elektron dan mikroskop fluoresensi. Ketiganya memiliki fungsi yang sama dan punya makrometer sebagai bagian yang tak terpisahkan dari mikroskop.
Secara umum, fungsi makrometer ada dua, yaitu mengatur jarak spesimen dengan lensa dan pemutar kasar pada alat. Meskipun kecil, perannya pada mikroskop amat besar. (IMA)
