2 Jenis Batuan yang Usianya Sudah Tua, Hingga Ratusan Tahun

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenis batuan yang usianya sudah tua dan punya usia ratusan tahun ada dua macam, yaitu batuan beku dan sedimen. Proses pembentukannya memakan waktu ratusan tahun hingga muncul menjadi seperti sekarang.
Sebenarnya batuan letaknya bermula dari bagian perut bumi. Batuan melapisi kulit bumi dan juga muncul ke permukaan daratan seperti yang ada di sekitar tempat tinggal manusia.
Jenis Batu yang Usianya Sudah Tua
Mengutip dari buku Get Success UN Geografi karya Mamat Ruhimat (2006:17), jenis batuan yang usianya sudah tua ada dua. Adapun sebenarnya batuan penyusun kulit bumi terdiri dari 3 macam, seperti batuan beku, batu sedimen, dan batuan metamorf.
Batuan Beku, yaitu jenis batuan yang terbentuk dari proses pembekuan magma gunung api. Contoh batuan beku, antara lain granit, andesit, basal, dan obsidian.
Batuan Sedimen, yaitu jenis batuan yang terjadi karena adanya pengendapan materi hasil erosi Contoh batuan sedimen, antara lain breksi, konglomerat, batu gamping (batu kapur), batu pasir, dan batu bara.
Batuan Metamorf, merupakan jenis batuan yang berubah bentuk dikarenakan adanya faktor suhu dan tekanan yang dialami dalam kurun waktu panjang. Contoh batuan metamorf, antara lain gneis dari granit, marmer dari batu kapur, dan batu asbak.
Dari ketiga jenis batuan yang ada di dunia, jenis batuan yang paling tua adalah batuan beku. Hal tersebut dibuktikan dengan ditemukannya jenis batuan beku di Greenland.
Baca juga: Mengenal Jenis-Jenis Batuan, Karakteristik, dan Contohnya
Greenland adalah sebuah pulau langka yang berlokasi di Atlantik Utara bagian barat. Di dalamnya tersusun atas dari batuan beku dan sedimen. Tempat tersebut diperkirakan sudah berumur 4 miliar tahun.
Pulau ini dianggap sebagai mikrokosmos murni dari jenis batuan tertua di Bumi karena geologinya telah mengalami berbagai proses pembentukan batu sepanjang sejarahnya. Daratan Greenland terdiri dari pegunungan yang luas, dengan lapisan es dan gletser yang ada di setiap bagian pulau.
Geologi Greenland dapat diklasifikasikan ke dalam tiga kategori: Archean, Proterozoikum, dan Phanerozoikum. Perlu dicatat bahwa Archean con, yang terdiri dari bebatuan yang bertanggal lebih dari 2,5 miliar tahun, memiliki bebatuan tertua yang diketahui ada di pulau itu.
Proses Pembentukan Batuan
Pembentukan batuan bermula dari magma, yaitu cairan panas yang berada di dalam bumi, yaitu di dapur magma. Magma mengalami proses pendinginan sehingga membeku menjadi batu dan disebut batuan beku.
Batuan beku berasal dari magma yang mengalami pendinginan. Berdasarkan tempatnya, batuan beku dibedakan sebagai berikut:
Batuan beku dalam: muncul dari dalam dapur magma. Misalnya granit.
Batuan beku luar: proses pembentukannya terjadi di permukaan bumi akibat letusan gunung. Contohnya batu apung.
Batuan beku korok: proses pembentukannya terjadi di jalur keluar antara dapur magma dan permukaan bumi.
Demikianlah jenis batuan yang usianya sudah tua. Dapat disimpulkan bahwadari semua jenis-jenis batu yang ada, batuan beku merupakan batu tertua di dunia yang terbentuk ratusan tahun lalu. (IMA)
