2 Jenis-Jenis Elastisitas dalam Ilmu Ekonomi

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenis-jenis elastisitas merupakan salah satu materi dalam ilmu ekonomi. Istilah ini masih merupakan bagian dari pembahasan mengenai terbentuknya keseimbangan dan struktur pasar.
Elastisitas sendiri terbagi dalam 2 jenis, yakni elastisitas permintaan dan elastisitas penawaran.
Jenis-Jenis Elastisitas Permintaan
Dikutip dari buku Pasti Bisa Ekonomi untuk SMA/MA Kelas X oleh Tim Ganesha Operation (2017:51), elastisitas permintaan adalah tingkat kepekaan jumlah barang yang diminta akibat perubahan harga. Kepekaan permintaan suatu barang terhadap perubahan harga dilihat melalui perhitungan koefisien elastisitas permintaan.
Berdasarkan derajat kepekaan permintaan terhadap perubahan harga, elastisitas permintaan terbagi lagi menjadi 5 jenis dengan penjelasan sebagai berikut:
Permintaan Elastis, yaitu permintaan yang koefisien elastisitasnya lebih dari satu.
Permintaan Inelastis, yaitu permintaan yang koefisien elastisitas permintaannya kurang dari satu.
Permintaan Elastis Uniter, yaitu permintaan yang persentase perubahan kuantitas yang diminta sama dengan persentase perubahan harga.
Permintaan Elastis Sempurna, yaitu permintaan yang koefisien elastis permintaannya sama dengan tak terhingga.
Permintaan Inelastis Sempurna, yaitu permintaan yang koefisien elastis permintaannya nol.
Baca Juga: Jenis-Jenis Pasar dan Contohnya dalam Ilmu Ekonomi
Elastisitas permintaan tentu tidak terjadi dengan sendirinya. Terdapat sejumlah faktor yang memengaruhi elastisitas permintaan. Beberapa diantaranya adalah ketersediaan barang substitusi atas suatu barang, desakan kebutuhan, pendapatan konsumen, hingga barang yang sudah menjadi kebiasaan untuk digunakan.
Jenis-jenis Elastisitas Penawaran
Berbeda dengan elastisitas permintaan, Tim Ganesha Operation (2017:52) mendefinisikan elastisitas penawaran sebagai sebuah ukuran seberapa besar derajat kepekaan penawaran terhadap perubahan harga.
Derajat kepekaan penawaran suatu barang terhadap perubahan harga ini dilihat melalui perhitungan koefisien elastisitas penawaran.
Elastisitas penawaran juga memiliki 5 jenis yang terbagi berdasarkan derajat kepekaan penawaran terhadap perubahan harga. Berikut uraian lengkapnya:
Penawaran Elastis, yaitu penawaran yang koefisien elastisitasnya lebih dari satu.
Penawaran Inelastis, yaitu penawaran yang koefisien elastisitasnya kurang dari satu.
Penawaran Elastis Uniter, yaitu penawaran dengan persentase perubahan kuantitas yang ditawarkan sama dengan persentase perubahan harga.
Penawaran Elastis Sempurna, yaitu kuantitas penawaran yang ditawarkan tak terbatas.
Penawaran Inelastis Sempurna, yaitu penawaran yang koefisien elastisitasnya nol.
Banyak hal yang dapat menjadi faktor yang memengaruhi elastisitas penawaran. Di antaranya mobilitas faktor produksi, kemudahan produsen baru dalam memasuki pasar, daya tahan penyimpanan suatu barang, stok persediaan barang, hingga kemampuan produksi perusahaan.
Sekian penjelasan mengenai 2 jenis-jenis elastisitas dalam ilmu ekonomi. Semoga ulasan ini dapat menambah wawasan seputar materi elastisitas. (YAS)
